Peringati HJKS, Pemkot Surabaya Adakan Turnamen Benteng-Bentengan

SENIN, 9 MEI 2016

SURABAYA — Memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-723, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya menggelar turnamen permainan tradisional Benteng-bentengan di lapangan Thor, Jalan Patmosusastro Surabaya.
Sebanyak 2000 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kota Surabaya mengikuti perlombaan ini dengan antusias. Permainan ini dilakukan oleh 1 kelompok yang terdiri dari 10 orang dengan 8 pemain inti dan 2 pemain cadangan.
Dalam permainan benteng-bentengan, tiap pemain harus menjaga benteng yang terbuat dari tiang dan bendera. Dan setiap kelompok jika berhasil memenjarakan anggota kelompok lain dan salah satu anggota masuk memegang benteng terakhir bisa jadi penguasa dan menang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya, Afghani Wardhana menjelaskan, turnamen ini digelar mulai tanggal 9 hingga12 Mei 2016 memperebutkan piala walikota.
“Turnamen ini yang ketujuh kali dihelat, Surabaya ingin terus mengingatkan terkait permainan tradisional tidak hanya benteng-bentengan, namun juga ada permainan enggrang dan gobak sodor,” jelasnya kepada media di lokasi, Senin (9/5/2016).
Pemkot Surabaya dalam rangka HJKS menggelar dua turnamen yakni olahraga prestasi dan olahraga rekreasi.
“Ini termasuk olahraga rekreasi, tanpa sadar membentuk anak untuk berolahraga dengan riang gembira,” cakapnya.
Diharapkan dengan dihelatnya turnamen seperti ini anak-anak bisa senang terhadap permainan tradisional. 
“Dengan adanya teknologi yang semakin canggih, anak-anak sibuk bermain alat komunikasi namun turnamen ini untuk meningkatkan gerak anak,” tandasnya.
Siswa Sekolah Dasar (SD) 1 Tambaksari, Mohammad Galang Firmansyah mengaku senang bisa termasuk kedalam turnamen ini. Dirinya bahkan bersiap melakukan lomba sejak seminggu yang lalu.
“Kami yakin bisa dapat juara 1, ini pertama kalinya kami mengikuti lomba ini,” pungkasnya. 
[Charolin Pebrianti]
Lihat juga...