LSM Swapar: Miras Sebabkan Kekerasan pada Perempuan Meningkat

KAMIS, 5 MEI 2016

MANADO — Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Swara Parampuan (Swapar) Manado, Rabu (04/05/2016) menggelar diskusi tentang tingginya angka kekerasan terhadap perempuan.
suasana diskusi di Markas AJI Manado
Ketua AJI Manado, Yoseph Ikanubun didampingi Sekretaris Fernando Lumowa menegaskan, sebagai lembaga independen pihaknya sangat prihatin melihat tingginya angka kasus kekerasan perempuan di Manado dan Kabupaten kota lainnya, ini menjadi tanda awas bagi kaum perempuan terutama para orang tua agar lebih memperhatikan dan semakin waspada terhadap keluarga mereka, terutama anak wanita agar terhindar dari tindakan kekerasan.
“Sebagai organisasi pers AJI Manado, sangat memperhatikan dan selalu mengangkat isu kekerasan perempuan didalam media saat membuat berita, namun hal itu dilakukan sesuai dengan kaidah jurnalistik, apa lagi jika melibatkan anak-anak harus lebih berhati-hati dalam menulis, kami harapkan juga pihak Kepolisan dan Kejaksaan harus lebih serius menangani kasusnya jika itu masuk ke pihak penyidik hingga ke pengadilan,” tutur Ikanubun dan Lumowa Rabu (04/05/2016) di Markas AJI Manado.
Sementara itu perwakilan LSM Swapar, Nur Hasanah menyatakan, salah satu penyebab meningkatkan kasus kekerasan terhadap kaum perempuan di Manado dan Kabupaten kota karena faktor pergaulan dan cara berpakain, sehingga bisa mengundang niat dari pelaku untuk melakukan kejahatan atau tindakan kekerasan lainnya.
“Faktor lain penyebab tingginya kekerasan terhadap perempuan karena adanya minuman keras, jika itu di konsumsi berlebihan oleh kaum lelaki dapat menimbulkan pikiran dan prilaku buruk yang berujung pada kaum perempuan, apakah itu KDRT, pelecehan seksual, dan kasus kekerasan lainnya,” kata Nur yang juga aktif untuk memperjuangkan perbaikan pelayanan publik dan pelayanan kesehatan bersama Koalisi Masyarkat Peduli Pelayanan Publik (KMP3).[Ishak Kusrant] 
Lihat juga...