Surabaya Daerah Pertama Laksanakan UNBK di Seluruh Sekolah

SENIN, 4 APRIL 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA — Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Surabaya, Jawa Timur menjadi satu-satunya kota di seluruh Indonesia yang 100 persen menggunakannya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan
“Surabaya bisa dijadikan contoh sekaligus promosi bagi daerah lain,” terang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan kepada wartawan saat mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) Hang Tuah 1 Surabaya, Senin (4/4/2016).
Anies menambahkan, keuntungan dari pelaksanaan UNBK yakni tidak adanya kebocoran soal sehingga anak-anak bisa berkonsentrasi penuh terhadap soal yang dikerjakan.
“Dan tidak perlu membuang banyak waktu karena tidak melingkari jawaban namun tinggal ‘klik’ selesai,” cakapnya.
Anies menyadari pelaksanaan UNBK memang tidak lepas dari kendala, namun semua itu harus secepatnya bisa teratasi. Agar tak ada lagi anak yang merasa dirugikan terkait pelaksanaan UNBK.
“Pertama perencanaan, kedua perencanaan, ketiga perencanaan dan keempat implementasi. Perencanaan yang matang maka saat pelaksanaan tidak ada lagi kendala,” ujarnya.
Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengapresiasi hasil kerja keras Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat melaksanakan UNBK 100 persen diseluruh sekolah di Surabaya.
“Terima kasih kepada Bu Wali karena sukses mengadakan UNBK 100 persen di Surabaya,” pujinya.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menambahkan kenapa lebih memilih SMA Hang Tuah 1 untuk dijadikan tempat kunjungan karena dinilai lebih representatif serta peserta ujian terbanyak dalam satu tempat.
“Ada 624 SMA dan SMK di Surabaya dan kesemuanya UNBK. Kalau di Hang Tuah karena ada 1.200 siswa yang mengerjakan soal bersama-sama di aula sekolah,” pungkasnya.
Selain melihat dan mengecek langsung pelaksanaan UNBK di SMA Hang Tuah, Anies dan Risma juga mengunjungi SMAN 8 Surabaya.
Lihat juga...