KAMIS, 7 APRIL 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti
BALIKPAPAN — Sembilan cagar budaya yang ada dikawasan Jalan Dahor 3 dipastikan akan menjadi objek wisata di Balikpapan. Menyusul pada minggu ketiga bulan April 2016 mulai dibenahi oleh Pertamina.
![]() |
| MoU antara Pemkot Balikpapan dan Pertamina UP V Balikpapan Terkait cagar budaya |
Wali kota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan, setelah MoU kerjasama antara pemerintah kota, Pertamina akan memperbaiki dan mempercantik cagar budaya tersebut.
“Dari 27 cagar budaya kita pertahanakan 9 , yang lainya terkena proyek perluasan kilang. Kita menyetujui itu karena sudah ada rekomendasi dari Balai pelestarian Cagar Budaya Provinsi kaltim,” terangnya Kamis (7/4/2016).
Menurutnya, untuk menarik minat wisatawan datang maka cagar budaya perlu dipercantik dan disarankan Pertamina membuat film pendek mengenai kilang Pertamina.
Sementara itu, GM Pertamina, RU V Eman Salman Arief menambahkan, pihaknya pada minggu III April ini akan mulai melakukan pembenahan dan penataan cagar budaya yang ada di kawasan Dahor.
“Kita lakukan bertahap, pembenahan mulai dari Dahor II dan Dahor I. Yang Dahor III rumah cagar budaya kita pertahanankan dan kita percantik untuk pariwisata, dan unsur-unsur sejarah akan kita letakan disitu,” ucap Eman.
Lanjut Eman, cagar budaya yang ada sekarang ini akan berbeda setelah dilakukan pembenahan.
“Kita akan percantik dan rapikan sehingga masyarakat bisa datang kesitu dan mengetahui sejarah perminyakan,” tambahnya.
Seperti diketahui perluasan Kilang Balikpapan ini akan menelan anggaran Rp50 triliun dan membutuhkan lahan sekitar 80 hektar. Beberapa fasilitas bangunan yang ada akan ditata kembali. Perluasan kilang ini nantinya mampu meningkatkan kapasitas produksi kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari.