RABU, 13 APRIL 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto : Ebed De Rosary
MAUMERE — Lomba balap sepeda Tour de Flores yang digelar 19 Mei 2016 dengan titik start di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, melibatkan 200 pebalap dari 28 negara. Peserta akan tiba di Maumere sekitar tanggal 16 Mei 2016 memakai pesawat dan melanjutkan perjalanan ke Larantuka.
![]() |
| Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera |
Balap sepeda akan start dari Larantuka tanggal 19 Mei menuju Maumere, Ende, Bajawa, Ruteng dan Labuang Bajo. Hampir semua kabupaten yang akan disinggahi peserta sudah mulai mempersiapkan diri dengan membenahi berbagai fasilitas pendukung. Meski jadwalnya tinggal sebulan, persiapan yang dilakukan Pemda Sikka belum terlihat Galeri Seni dan Pusat Jajanan di jalan El Tari yang akan dipakai sebagai arena pesta rakyat belum diperbaiki. Atap panggung masih hancur berantakan. Rumput ilalang masih memenuhi seluruh area ini.Sampah pun masih berserakan dan belum terlihat adanya aktifitas dari petugas kebersihan saat dipantau Cendana News, Rabu (13/4/2016).
Jangan Sekedar Proyek
Beberapa jalan di dalam kota Maumere yang menjadi arena lintasan pun belum diperbaiki. Lubang dan kubangan air masih mengenangi ruas jalan. Jalan El Tari yang menjadi titik finish pun masih berlubang dan saat hujan dipenuhi air. Kondisi jalan pun bergelombang.
“Pemda Sikka terlihat belum mempersiapkan secara baik.Pusat Seni dan Jajanan yang akan dijadikan arena pesta rakyat pun masih penuh rerumputan dan sampah,” ujar Yosephina Nona warga Maumere yang ditemui Cendana News, Rabu (13/4/2016).
Kalau spanduk dan baliho sebut Nona sapaannya sudah seminggu lebih dipasang di semua sudut kota. Tapi kritik Nona, Pemda Sikka jangan cuma pasang baliho besar tapi persiapan lainnya nol besar. Jalan El Tari saja sambung Nona masih berlubang sana-sini dan tergenang air.
“Jangan buat malu daerah, masa tinggal sebulan semua masih amburadul begini,” ungkapnya.
Ditambahkan Nona, Festifal Mancing Mania saja minim promosi dan gagal total sebab masyarakat tidak tahu adanya acara tersebut. Paling yang tahu kata Nona masyarakat yang memang saat itu membeli ikan ke TPI Alok. Percuma habiskan anggaran miliaran rupiah sindir Nona kalau tidak ada dampak nyata bagi masyarakat dan daerah.
“Kalau cuma kerja untuk hambur-hamburkan uang dan sekedar buat proyek untuk jadi ladang korupsi maka sebaiknya tidak perlu ada panitia saja, serahlan ke event organizer saja,” sarannya.
Segera Dibenahi
Bupati Sikka,Drs.Yoseph Ansar Rera yang ditemui Cendana News,Selasa (12/4/2016) sore di ruangan kerjanya mengatakan, dirinya sudah menghimbau kepada camat dan kepala desa di jalur jalan yang dilintasi pembalap agar menjaga kebersihan dan keamanan. Tumpukan material di badan jalan pinta Ansar harus dibersihkan. Saat pelaksanaan semua masyarakat harap Ansar berdiri di sepanjang jalan dan anak-anak sekolah memegang bendera dari 28 negara.
Baliho dan spanduk lanjut Ansar sudah dipasang dan Pemda Sikka juga meminta pihak swasta untuk berpartisipasi. Terkait masih berantakan areal Pusat Seni dan Jajanan yang akan dijadikan arena pesta rakyat, Ansar menyebutkan, panggung yang atapnya hancur akan diperbaiki dan jalan El Tari yang bergelombang akan diratakan.
“Panitia dari pusat dan organisasi balap sepeda internasional sudah datang dua hari lalu dan mengeceknya serta merekomendasikan perbaikan,” terang Ansar.
Dari hasil pengecekan, beber Ansar, persiapan Pemda Sikka relatif baik seperti fasilitas hotel dan air minum. Sikka fasilitasnya menurut panitia paling lengkap. Ansar juga mengakui belum mendapat informasi menteri siapa yang akan melepas peserta balap sepeda saat start di Maumere.
Pemda Sikka papar Ansar akan mengaadakan pesta rakyat sejak pagi di Pusat Seni dan Jajanan saat pesesta balap sepeda hendak tiba i Maumere. Pada pentas seni ini akan disuguhkan musik daerah, tarian, pameran makanan lokal, tenun ikat dan kerajinan lainnya. Diharapkan Ansar, saat peserta tiba mereka bisa melihat aktifitas tersebut.
“Kami akan mengajak peserta ke bukit Nilo serta ke pantai Koka karena kalau ke kampung Sikka terlalu jauh sehingga paling cuma dua tempat wisata ini saja yng bisa dikunjungi,” pungkas Ansar.