RABU, 6 APRIL 2016
Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Agus Nurchaliq
MALANG — Kepolisian Resor Kota Malang mengambil tindakan tegas kepada Aremania, suporter fanatik Arema yang masih terus melakukan konvoi hingga hari ini, Rabu (6/4/2016).

Wakil kepala kepolisian resor (Wakapolres) Malang Kota, Kompol Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, tidak dapat dipungkiri para Aremania sekarang masih dalam suasana euforia atas keberhasilan tim Arema menjadi juara di piala Bhayangkara. Namun, pihaknya sudah menghimbau melalui media online maupun media sosial, dipersilahkan melakukan kegiatan dengan catatan harus mentaati tata tertib berlalulintas di jalan raya dan menghormati pengendara lain.
“Selama dua hari ini sudah kami himbau dan kami biarkan, tapi untuk hari ini kami lakukan tindakan tegas terhadap siapa saja pelanggar lalu lintas, karena bagaimanapun juga aturan tetap harus di tegakkan,”ujarnya kepada Cendana News, Rabu (6/4/2016).
Ia mengatakan untuk konvoi sendiri sebenarnya selama ada ijin maka akan di fasilitasi. Seperti kemarin konvoi Aremania saat mengarak piala Bhayangkara dari Bandara Abdul Rachman Saleh hingga Pendopo Kabupaten, konvoi tersebut dikawal karena sudah ada koordinasi dari pihak manajemen pelaksana Arema.
“Itupun sudah kami beri banyak keringanan. Namun untuk konvoi hari ini tidak ada koordinasi, sehingga kami melakukan tindakan tegas kepada Aremania yang melakukan pelanggaran berlalu lintas,” imbuhnya.

Dewa Putu juga menyampaikan bahwa sebenarnya razia ini tidak hanya di fokuskan untuk Aremania saja, tetapi juga seluruh pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Banyak juga masyarakat yang tujuannya tidak ikut konvoi tetapi terkena tilang karena mereka tidak menggunakan helm atau surat-suratnya tidak lengkap.
Namun banyak juga Aremania yang dilepas tanpa ditilang jika mereka menggunakan helm dan dapat menunjukkan surat-surat yang lengkap seperti Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK).
“Teman-teman Aremania yang menggunakan helm dan membawa surat-surat lengkap, hanya kami himbau untuk tidak berkonvoi dan tidak kami tilang,”ungkapnya.
Ia mengatakan, razia ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti masalah di jalan raya yang ditimbulkan akibat singgungan atau gesekan dengan pengguna jalan lainnya.
Menurutnya, euforia untuk menyambut keberhasilan Arema tersebut tidak harus dilakukan dengan berkonvoi, tetapi bisa juga dilakukan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih positif. Diakhir pembicaraan ia menegaskan bahwa sudah tidak ada lagi agenda konvoi, konvoi sudah selesai.

Sementara itu puluhan Aremania yang melintas di jalan Kertanegara kota Malang banyak yang terjaring razia polisi karena tidak menggunakan helm maupun tidak membawa surat-surat berkendara yang lengkap.