Polisi Pamong Praja Diharapkan Bertindak Humanis

SENIN, 19 APRIL 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rustam / Sumber Foto : Turmuzi

Mataram – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), diminta bertindak humanis. Mengedepankan  pendekatan persuasif dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan mengawal pemerintah daerah.
Muhammad Amin, Wakil Gubernur NTB

“Momentum HUT Satpol PP harus bisa menjadi bahan evaluasi bagi anggota Polisi Pamong Praja sebagai aparat penegak Perda Pemda maupun Pemkab. Dalam bertindak harus lebih mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif” kata Muhammad Amin, Wakil Gubernur Provinsi  NTB  kepada Cendana News di Mataram, Selasa (19/4).

Menurut Amin, sikap humanis dan pendekatan persuasif dalam menegakkan aturan dan melakukan penertiban, akan lebih bagus. Mereka tidak meninggalkan kesan buruk dan kebencian di tengah masarakat tentang sosok Polisi Pamong Praja.

Meski demikian masyarakat juga diharapkan bisa memahami keberadaan Pol PP sebagai penegak Perda.Karena itu, kalau memang bersalah, mereka harus mematuhi aturan yang ada. Jangan melakukan perlawanan, sebab itu yang terkadang memaksa anggota Satpol PP mengambil tindakan tegas.

“Bagaimanapun juga Polisi Pamong Praja manusia biasa. Bisa marah. Supaya Polisi Pamong Praja bisa lebih persuasif, saya harapkan masyarakat bisa menaati aturan, supaya tidak ada persoalan,” harap Muhammad Amin.
Lihat juga...