Pemda NTB Harus Serius Perhatikan Sektor Pertanian

SABTU, 23 APRIL 2016
Editor : Rustam 
MATARAM – Sebagai daerah yang terdiri dari dua Pulau, Pulau Lombok dan Sumbawa, selain sebagai daerah pariwisata dan tambang emas, Nusa Tenggara Barat (NTB) juga merupakan daerah agraris, di mana hampir sebagian besar masyarakat NTB bekerja di sektor pertanian


“Karena itulah, pemerintah daerah diharapkan supaya lebih serius dan maksimal memperhatikan sektor pertanian, baik melalui kebijakan maupun dari sisi anggaran” kata anggota Komisi dua DPRD NTB, Raihan Anwar di Mataram, Sabtu (23/4/2016)
Ia menilai, perhatian dan kebijakan Pemda NTB terhadap sektor pertanian masih belum maksimal, padahal sektor pertanian sendiri termasuk penyumbang prekonomian terbesar kedua setelah tambang
Disamping itu dari sisi produksi gabah petani NTB setiap tahun juga selalu mengalami peningkatan, di mana tahun 2015 saja, produksi gabah petani mencapai 2 juta ton lebih
“Belum maksimalnya perhatian Pemda NTB terhadap sektor pertanian, telihat  masih seringnya terjadi kelangkaan pupuk, termasuk dalam hal memfasilitasi warga dalam menjual hasil pertanian jarang dilakukan”
Karena itulah, tambah Anwar, untuk terus menggenjot pertumbuhan dan kemajuan sektor pertanian, selain anggaran perlu ditingkatkan, dari sisi perlindungan dan bentuk kebijakan juga penting untuk dilakukan. (Turmuzi)
Lihat juga...