Pemadaman Listrik Masih Jadi Kendala UNBK di NTT

SELASA, 5 APRIL 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto : Ebed De Rosary

MAUMERE — Dari 746 SMA dan SMK yang tersebar di 22 kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur, baru 32 sekolah saja yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Ujian Nasional Online. 
Kepala dinas PPO NTT, Simon Petrus Manuk bersama Aisten 3 Setda NTT dan Kadis PPO Sikka saat meninjau UNBK di SMK Yohanes XXIII Maumere
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga Provinsi NTT, Simon Petrus Manuk saat meninjau pelaksanaan UN di Maumere mengatakan, hari pertama penyelenggaraan UN masih terdapat masalah terutama terkait padamnya listrik.
“Untuk  wilayah NTT di Kupang dan Atambua ada kasus listrik padam sehingga server mengalami gangguan. Kita kan tersambung dengan pusat jadi aturannya peserta ujian tidak boleh dirugikan jadi ada tambahan waktu ujian,” tegas Simon.
Dikatakan Simon, Dinas PPO NTT sebelumnya sudah MOU dengan PLN sehingga petugas PLN bersiaga di 32 SMA dan SMK di NTT yang menyelenggarakan UNBK.
Sementara itu, target yang disampaikan Gubernur NTT untuk tahun depan (2017) minimal 100 sekolah harus bisa menyelenggarakan UNBK.
Untuk provinsi NTT sambung Simon, nantinya juga tidak semua sekolah menyelenggarakan UNBK, karena ada sekolah yang berada di wilayah yang tidak memiliki jaringan listrik dan internet. Jadi yang paling mungkin, ada ujian offline dan ada yang online.
Dinas PPO NTT akan melakukan uji coba sistem ujian offline tahun 2017 jika ada sekolah yang mau menyelenggarakannya.
Disaksikan Cendana News, Kadis PPO NTT bersama Asisten 3 Setda NTT, Ben Polo Maing bersama staff dinas PPO NTT beserta Kadis PPO Sikka, Simon Subsidi,Ssos melakukan peninjauan di 4 sekolah di kota Maumere yang menyelenggarakan UNBK dan sesuadahnya langsung bertolak kembali ke Kupang.
SMA yang menyelengarakan UNBK yakni SMASK John Paul II Maumere, SMAK Giovani Kupang, SMA Fidel Q TTU, SMAN1 Atambua, SMAK Surya Atambua, SMAK Syuradikara Ende, SMAK Frateran Ndao Ende dan SMAK St.Thomas Aqunias Sumba Barat Daya. Sekolah tersebut terdapat di 6 kabupaten dan kota.
Sementara itu untuk SMK hanya ada 24 sekolah dari 265 sekolah yakni SMKN1 Kupang, SMKN2 Kupang, SMKN3 Kupang, SMKN4 Kupang, SMKN5 Kupang, SMKN Lili, SMKN1 Soe, SMK Kristen Soe, SMKK Kefamenanu, SMKN1 Atambua, SMK St.Yoseph Nenuk Atambua dan SMKN1 Kalabahi
Juga diikuti oleh SMKN3 kalabahi. SMKN1 Maumere,SMK Yohanes XXIII Maumere, SMK St.Gabriel Maumere, SMKN2 Ende, SMKN Aesesa Ngada, SMK Sanjaya Bajawa, SMK PGRI Bajawa, SMKN1 Borong, SMKN1 Lobalain, SMKN1 Rote Barat dan SMK Lembang.
Lihat juga...