Jaring Siswa Berprestasi Kejurda Pelajar Digelar di Lampung Selatan

RABU, 13 APRIL 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi 

LAMPUNG — Jaring siswa siswa berprestasi dalam bidang olahraga, sebanyak empat cabang olahraga digelar dalam ajang pertandingan kejuaraan daerah (Kejurda) pelajar tingkat kabupaten Lampung Selatan yang diikuti oleh beberapa kecamatan di Lampung Selatan. Kejurda yang merupakan kegiatan tahunan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini digelar di beberapa lokasi diantaranya Gedung Olahraga (GOR) Mini Mustafa Kemal, lapangan bola volley depan kantor bupati Lampung Selatan dan beberapa lokasi lain.
Atlet Kejurda
Sebanyak empat cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang kejuaraan daerah (Kejurda) pelajar tahun 2016 merupakan salah satu persiapan menghadapi Kejurda pelajar tingkat Provinsi Lampung. Beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan diantaranya  adalah bola voli, bola basket, pencak silat dan bulu tangkis.
Pembukaan Kejurda pelajar yang dibuka di Gedung Olahraga Mustafa Kemal bahkan langsung dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Erlan Murdiantono dan setelah dibuka beberapa pertandingan dimulai dan akan digelar selama tiga hari.
Menurut Erlan Murdiantono kegiatan tersebut merupakan salah satu ajang seleksi para atlet untuk menghadapi Kejurda tingkat provinsi yang akan digelar pada Bulan Mei, mendatang.
“Ajang olahraga bagi pelajar ini merupakan sebuah kesempatan untuk menjaring siswa berprestasi dan bagi pelajar terbaik di masing masing cabang olahraga yang akan mewakili kabupaten Lampung Selatan dalam ajang yang lebih tinggi,”ungkap Erlan Murdiantono Rabu (13/4/2016)
Erlan menegaskan, Kejurda pelajar 2016 Kabupaten Lampung Selatan tersebut juga menjadi salah satu ajang pembinaan generasi muda dibidang olahraga agar bisa menjadikan manusia yang mampu berkompetisi secara sportif. Serta, mengukur kemampuan para atlet tingkat pelajar sebagai indikator keberhasilan pembinaan olahraga ditingkat sekolah.
Selain itu ia melanjutkan  ajang kejurda juga untuk mempererat tali silaturahmi dan menjalin persatuan dan persahabatan antar sesama pelajar di kabupaten ini. Harapannya, bisa terwujudnya wawasan pengetahuan keolahragaan dan terciptanya pelajar yang sehat jasmani dan rohani.
Lebih lanjut dia mengatakan, sejauh ini seluruh peserta perwakilan tiap kecamatan telah mendaftarkan diri untuk ikut pada ajang tersebut. Kejurda pelajar tersebut akan memperebutkan trophy dan uang pembinaaan.
“Namun, memang tidak semua kecamatan mengirimkan atlet untuk semua Cabor. Tetapi, ini sudah mencakup empat Cabor yang bakal dipertandingkan,”ungkapnya.
Salah satu regu yang terlibat dalam Kejurda pelajar diantaranya dari SMK 1 Candipuro yang mengirimkan sebanyak 6 atlet pencak silat putra. Salah satu pembimbing, Andi, mengaku optimis untuk bisa memenangkan setiap kelas yang akan dipertandingkan. diantaranya kelas A dan B yang didasarkan pada timbangan berat badan.
“Optimis saja kami akan bisa mengikuti setiap kelas yang dipertandingkan karena atlet pencak silat kami sebelumnya pernah mengikuti kejuaraan sejenis di tahun sebelumnya,”ungkap Andi.
Cabang olahraga pencak silat yang dipertandingkan dalam Kejurda tersebut menurut panitia pertandingan pencak Silat Asril Lubis, diikuti oleh sebanyak 44 atlet dari beberapa kecamatan yang rata rata merupakan pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk kelas A-D yang diikuti oleh atlet putra dan putri.
“Tahap pertama dilakukan pertandingan babak penyisihan dengan sistem gugur satu babak tiga ronde  untuk atlet putra dan putri dan dilakukan penimbangan berat badan sebelum pertandingan”ujar Asril yang juga pengurus pengkab Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Lampung Selatan.
Meski sudah dilakukan cek berat badan dengan sistem penimbangan sebelum pertandingan akan dilakukan penimbangan sesuai kelas yang dipertandingkan berdasarkan berat badan yakni cabang pencak silat putra kelas  A dan D berat 39 kg-43 kg kelas D 51kg-55kg dan  kelas C berat badan 47kg- 51kg  kelas E berat 55kg-59kg.
Khusus untuk cabang olahraga pencak silat menurut Asril telah dipersiapkan sebanyak 10 wasit dari Pengkab IPSI Kabupaten Lampung Selatan.
Potensi atlet pencak silat Kabupaten Lampung Selatan diakui oleh Asril cukup menjanjikan, diantaranya dengan adanya atlet yang sudah tercatat akan ikut serta mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX  di Jawa Barat.
“Salah satu atlet yang akan berangkat mengikuti PON di Jawa Barat  atas nama Afif Setiawan dari Natar dan saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di padepokan Natar,”ungkapnya.
Selain itu atlet yang telah berhasil menjadi juara satu dalam Popwil di Pontianak Kalimantan Barat dengan prestasi memperoleh medali emas yakni atlet bernama Ahmad Sobihin. Ia berharap Kejurda akan melahirkan bibit bibit atlet pencak silat yang lebih muda untuk mewakili Lampung dalam ajang olahraga sejenis.
Selain cabang olahraga pencak silat, cabor olahraga basket,bulutangkis dan bola voley juga berlangsung di beberapa gedung olahraga yang ada di Lampung Selatan yang akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Sama halnya dengan cabor pencak silat cabang olahraga bola voley, basket dan bulutangkis juga mempertandingkan kelas putra dan putri.
Lihat juga...