Hama Wereng Dipastikan tidak Pengaruhi Target Produksi Gabah di NTB

JUMAT, 29 APRIL 2016

MATARAM — Kerusakan yang melanda sebagian tanaman padi masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB) akibat terserang penyakit wereng pada musim panen tahun ini, dipastikan tidak akan berpengaruh banyak terhadap hasil produksi gabah.
Sejumlah petani Desa Paok Dandak saat merontokkan padi yang sudah dipanen  menggunakan kayu
“Kerusakan ditimbulkan akibat penyakit wereng sampai sekarang masih di bawah ambang batas dan tidak sampai mempengaruhi produksi yang sudah ditargetkan Pemda NTB,” kata Kepala Dinas Pertanian NTB, Husnul Fauzi di Mataram, Jum’at (29/4/2016).
Ia mengatakan, untuk panen raya padi dari bulan Januari sampi bulan April 2016 saja, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, produksi gabah petani telah mencapai satu juta dua ratus ribu ton.
“Itu baru bulan Januari sampai April ya, masih ada panen kedua, bulan Mei sampai Juli 2016 dan saya optimis, target produksi gabah petani yang telah ditetapkan pemerintah NTB tahun 2016 sebesar 2,4 juta ton akan bisa tercapai,” ungkapnya.
Sebelumnya, banyak di antara petani NTB mengaku, hasil panen padi pada musim tahun ini mengalami penurunan akibat terserang penyakit wereng. Selain hasil panen menyusut dari sisi kualitas buah, sebagian gabah petani mengalami kerusakan.[Turmuzi]
Lihat juga...