SENIN, 4 APRIL 2016
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Koko Triarko
YOGYAKARTA — Kendati sudah dipersiapkan dengan matang, namun saat pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini, ternyata ada puluhan peserta UN yang datang terlambat. Seperti yang terlihat di Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Maguwoharjo, di Depok, Sleman, pada Senin (4/4/2016). Padahal, Panitia Penyelenggara UN tak memberikan tambahan waktu, kecuali bagi siswa peserta UN berkebutuhan khusus.
![]() |
| Peserta UN |
Sebanyak 26 siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 25 siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Madrasyah Aliyah (MA) Ibnu Sina, di Berbah, Sleman yang mengikuti UN di MAN Maguwoharjo, datang terlambat mengikuti UN sekitar 30 menit lamanya. Selain jarak yang cukup jauh, Bus yang ditumpangi para siswa tersebut mengalami mogok dan tersendat akibat kemacetan di jalan raya. Namun demikian, mereka tetap tak mendapat kompensasi penambahan waktu pelaksanaan UN.
Kepala MAN Maguwoharjo, Aris Fuad mengatakan, pihak panitia Penyelenggara UN memastikan tidak memberi tambahan waktu bagi siswa yang terlambat mengikuti UN. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
“Semua peserta ujian nasional sudah harus hadir di sekolah pada pukul 07.15 wib”, tegasnya.
![]() |
| Kepala Sekolah MAN Maguwoharjo, Aris Fuad |
Menurut Arif, jauh hari sebelumnya pihaknya sudah mensosialisasikan semua hal berkait tata tertib UN, termasuk jadwal mulai UN. Seperti diketahui, hari ini merupakan hari pertama UN bagi seluruh siswa Sekolah Menengah Atas di Tanah Air. Ada pun mata pelajaran yang diujikan di hari pertama adalah Bahasa Indonesia.
![]() |
| Dua peserta Tuna Netra |
Sementara itu, dalam pelaksanaan UN di MAN Maguwoharjo, Depok, Sleman, tahun 2016 ini, tercatat total jumlah peserta UN ada sebanyak 206 siswa yang merupakan gabungan dari dua sekolahan yaitu MAN Maguwoharjo dan MA Ibnu Sina serta 6 peserta Aun berkebutuhan khusus, yang terdiri dari 4 tuna netra dan 2 tuna daksa.
“Khusus untuk peserta UN berkebutuhan khusus ini, diberikan tambahan waktu 20 menit untuk setiap mata pelajaran yang diujikan”, pungkasnya.

