Rem Blong, Truk Tabrak Mobil dan Motor di Pintu Masuk Bakauheni

RABU, 23 MARET 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi 

LAMPUNG — Tabrakan beruntun yang terjadi di area Seaport Interdiction (SI) pintu masuk Pelabuhan Bakauheni pagi ini diduga akibat rem blong. Truk box warna kuning bermuatan pisang dari arah Bandarlampung menuju Pelabuhan Bakauheni melaju dengan sangat kencang dan menabrak beberapa kendaraan di depannya dan terguling.
Tabrakan beruntun di Pintu Masuk Bakauheni
Akibat insiden rem blong tersebut, truk kuning bermuatan lima ton pisang  akhirnya menabrak kendaraan roda dua yang dikendarai seorang pengendara menggunakan motor B 6011 PHT kemudian menabrak mobil pribadi bernomor polis F 1186 BY, dan kendaraan pribadi bernomor polisi F 1276 DJ.
Seorang saksi di tempat kejadian, Ahmad menyebutkan, truk menabra kendaraan pribadi dan akhirnya terguling.
“Saat itu saya sedang bertugas menyapu di sekitar lokasi dan melihat kendaraan truk awalnya menabrak kendaraan pribadi yang ada pemeriksaan Seaport dan tiba tiba truk sudah terguling,”ungkap Ahmad salah satu petugas kebersihan yang bekerja untuk PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu (23/3/2016).
Saksi mata lain saat peristiwa terjadi, Adi, yang bertugas di kantor Karantina Ikan Pelabuhan Bakauheni mengaku dirinya sedang bertugas melayani dokumen karantina ikan.
“Saya melihat kendaraan pribadi yang diduga travel berada di depan dan akan masuk ke arah terminal dan tertabrak di bagian belakang sementara kendaraan lain juga tertabrak,”terang Adi.
Puluhan petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, petugas keamanan Pelabuhan PT ASDP dan masyarakat yang ada di lokasi kejadian segera melakukan upaya pertolongan dengan menarik kendaraan yang tergencet dengan penumpang yang ada di dalam kendaraan.
Satu Meninggal Tiga Luka Berat
Berdasarkan data pihak kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dipastikan kecelakaan terjadi akibat rem blong dan kurangnya antisipasi pengemudi yang memacu kendaraannya sebelum memasuki area pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.
“Semua kendaraan yang terlibat tidak utuh lagi setelah dihantam truk yang melaju cukup kencang dan tidak bisa mengendalikan kecepatan hingga menabrak kendaraan di depannya,”ujar salah satu anggota polisi lalulintas di lokasi kejadian kepada media Cendana News, Rabu (23/3/2016).
Sebagian besar korban luka berat langsung dilarikan ke Puskesmas dan Rumah Sakit Bob Bazaar Kalianda. Petugas mengalami kesulitan mengevakuasi dua korban luka berat yang terjepit di badan kendaraan.
Sementara evakuasi kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun sekitar pukul 09:00 WIB tersebut melibatkan alat berat yang digunakan oleh PT Pembangunan Perumahan (PP) yang digunakan untuk mengangkat truk bermuatan pisang. Evakuasi dilakukan selama berjam jam akibat kendaraan yang saling berhimpitan.
Berikut data korban kecelakaan akibat rem blong di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni diantaranya kendaraan pribadi bernomor polisi  F 1186 BY, dan kendaraan pribadi bernomor polisi F 1276 DJ.
1.Aprianto (luka ringan)
2.Arman (luka ringan)
3.Dayat (luka ringan)
4.Aril (luka ringan)
5. Faujan (luka berat)
6.Irfan (luka berat)
7. Akim (luka berat)
8.Amir Rasidin (Meninggal dunia)
Berdasarkan pengakuan salah satu korban, Aril, rombongan tersebut melakukan perjalanan dari Padang Sumatera Barat menuju Bogor Jawa Barat. Saat kendaraan dihentikan petugas Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni untuk pemeriksaan surat kelengkapan kendaraan dua kendaraan pribadi tersebut ringsek dihantam truk yang mengalami blong rem.
Sementara itu, Manager Operasional PT ASDP Bakauheni, Heru Purwanto menyayangkan pengemudi tidak menggunakan fasilitas tempat pembuangan atau lokasi blong rem yang berada di dekat tempat kecelakaan tersebut sehingga kecelakaan beruntun tak bisa dihindarkan. 
Lihat juga...