MINGGU, 27 MARET 2016
Jurnalis : Rustam / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Rustam
KENDARI — Limbah kayu biasanya langsung dibuang, karena dianggap sudah tidak bermanfaat lagi. Tapi bagi Okend Production justru dijadikan benda bernilai seni dan unik.
![]() |
| Kerajinan dari limbah kayu |
Okend Production yang beralamat di Kelurahan Watubangga, tepatnya di Kompleks Perumahan BTN Beringin, Kendari, Sulawei Tenggara, setiap hari memproduksi meja, kursi, pigura foto dan lemari dari limbah kayu.
Ide awal sehingga Okend Production tertarik mengolah menjadi benda bernilai seni, setelah melihat banyaknya limbah kayu di toko-toko yang terbuang percuma.
“Padahal limbah tersebut masih dapat digunakan. Hanya memang memerlukan sentuhan seni, sehingga dapat bermanfaat dalam rumah,” kata Armyadhi Manager Okend Production.
![]() |
| Armyadhi Manager Okend Production |
Menurutnya, potongan kayu dikumpulkan dari beberapa toko yang terdapat di Kota Kendari. Cara mengumpulkan limbah, mulai sore sampai malam beberapa orang tim dari Okend Production berburu limbah ke toko-toko.
“Teman-teman selalu berburu limbah kayu, khususnya limbah kayu peti yang biasa dipakai untuk pengiriman barang-barang toko. Limbah peti itu dibuang, lalu kami minta untuk digunakan kembali,” jelasnya.
Dibengkel kerja Okend Production, limbah kayu itu kemudian dipilah-pilah lagi. Disesuaikan panjang dan lebar limbah. Setelah itu barulah dijadikan benda-benda bernilai seni dan unik
Misalnya limbah diolah menjadi pigura foto atau bingkai foto. Potongan kayu itu terlebih dahulu disekap, supaya terlihat lebih rapi. Kemudian dibentuk model pigura foto sesuai keinginan.
Demikian pula bila ingin membuat meja, kursi dan rak sepatu. “Yang jelas semua potongan kayu diusahakan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Jangan ada yang terbuang. Supaya maksimal, makanya model yang akan dibuat harus disesuaikan bahan kayu yang tersedia,” ujarnya.
Diakhir pekerjaan mengubah limbah kayu menjadi benda unik dan berseni, terletak pada pengecetan. Warna cat harus terlihat unik, artinya tidak lazim dilihat orang.
Untuk mendapatkan warna yang berbeda dari yang umum, dibutuhkan keahlian khusus mencampur warna cat.
“Dengan adanya kerajinan mengolah limbah kayu menjadi benda bermanfaat, secara tidak langsung kami berpartisipasi kepada pemerintah Kota Kendari mengatasi sampah,”kata Armyadhi.

Okend Production selain mengolah limbah kayu, juga menawarkan jasa lukis dengan tema gambar bebas. Jasa melukis bebas ini sekarang lebih populer dengan istilah mural atau dulu graffiti. Biasanya tim Okend Production melukis dinding rumah atau tempat-tempat nongkrong, seperti warung kopi, cafe, atau toko-toko.
