RABU, 23 MARET 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi
BANTEN — Cuaca di Selat Sunda yang menjadi lintasan kapal Roll on Roll Off (Roro) kembali memburuk yang ditandai angin kencang yang menimbulkan arus deras dan gelombang tinggi. Akibatnya, sebuah truk terguling dalam kapal saat menempuh pelayaran dari pelabuhan Bakauheni menuju Merak Banten, Rabu (23/3/2016) dini hari.
| Truk bermuatan kayu terguling di dalam kapal |
Truk dengan nomor polisi BD 8685 EU asal Bengkulu terguling di dalam dek kendaraan sehingga muatan kayu balok berhamburan di dek kapal.
Insiden kecelakaan dalam kapal penumpang tersebut menurut Komandan Search and Rescue (SAR) PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang utama Merak, Radmiadi, terjadi saat truk naik kapal KMP Nusa Agung yang berlayar milik perusahaan pelayaran SP Ferry dari dermaga Pelabuhan Bakauheni tujuan Merak Banten.
Namun di tengah laut Selat Sunda, kapal yang memuat truk tersebut diterjang arus deras dan gelombang tinggi, sehingga kapal mengalami oleng cukup keras.
Kondisi perairan dalam dua hari terakhir berdasarkan prakiraan cuaca dalam kondisi berangin dan gelombang tinggi. Akibat angin kencang dan kapal terombang ambing menyebabkan truk tersebut terguling di dalam kapal karena kapal bergoncang keras.
“Mungkin juga karena truk itu kelebihan muatan sehingga saat kapal terguncang jadi terbalik,” terang Radmiadi saat memberikan keterangan kepada Cendana News, Rabu (23/3/2016)
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kejadian sempat membuat panik penumpang kapal yang ada di dek atas karena gelombang tinggi dan kendaraan terguling. Sementara sesudah peristiwa tersebut kapal sempat berhenti di tengah laut selama berjam jam untuk proses pemuatan kayu ke dalam truk dan akhirnya bisa sandar di Merak.
”Kerugian material juga masih dihitung akibat kerusakan kendaraan dan akan dikoordinasikan dengan pihak asuransi karena kejadian di kapal, namun saat ini truk naas tersebut sudah berhasil dievakuasi di dermaga Merak,” pungkasnya.
Dugaan awal tergulingnya truk akibat kondisi cuaca buruk dan ban kendaraan tidak dirantai dengan rantai yang ada di dek kapal.