Arak Ogoh-Ogoh, Walikota Denpasar Minta Warga Tak Gunakan “House Musi”

SENIN, 7 MARET 2016
Jurnalis: Bobby Andalan / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Bobby Andalan

BALI—Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra  mengimbau kepada masyarakat Kota Denpasar agar ikut menjaga keamanan wilayahnya masing-masing pada saat acara pengerupukan dan tidak menggunakan lagu-lagu house music saat mengiringi pengarakan ogoh-ogoh. Ia meminta masyarakat kembali menggunakan gambelan atau sejenisnya sesuai dengan tradisi adat yang ada. Hal tersebut di ungkapkan Walikota Rai Mantra saat menerima Prajuru Desa Pekraman Kesiman dan Banjar Pitik Pedungan hari ini di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.


Lebih lanjut Rai Mantra meminta kepada setiap desa di Kota Denpasar yang mengadakan pawai ogoh-ogoh untuk mengoptimalkan waktu parade agar tidak sampai lewat larut malam. “Saya minta agar parade ogoh-ogoh dilaksanakan lebih awal agar bisa selesai sebelum pukul 24.00 Wita malam,” ungkapnya.
Dan diminta kepada masyarakat di setiap banjar yang ikut parade ogoh-ogoh agar ikut menjaga kebersihan pada saat pawai, agar seusai parade ogoh-ogoh lingkungan tidak kontor akan sampah bekas ogoh-ogoh.
Sementara Panitia Parade Ogoh-ogoh Desa Pekraman Kesiman, Anak Agung Alit Putrawan megatakan, parade pawai dan lomba ogoh-ogoh kali ini merupakan yang ke lima kali di adakan. Dimana pawai ogoh-ogoh kali ini akan di ikuti 25 Banjar dari 33 Banjar yang ada di wilayah Desa Pekraman Kesiman. Yang nanti di adakan di Catus Pata Tohpati pada malam pengerupukan dan  pengumamannya lomba pemenang akan di laksanakan pada tanggal 15 Maret 2016 mendatang pada acara Dharma Shanti Hari Raya Nyepi.  
Selain itu Ketua ST Setia Remaja Banjar Pitik Pedungan Kadek Agustina Anggara Jaya, juga mengundang Walikota Denpasar untuk bisa hadir dan membuka lomba pawai ogoh-ogoh anak-anak dan dewasa yang diadakan Banjar Pitik Pedungan yang di rangkaikan juga dengan HUT ke 47th ST Setia Remaja, Banjar Pitik Pedungan. Yang pembukaannya nanti akan di iringi parade tari-tarian kesenian dari anak-anak setempat. Dimana lomba ogoh-ogoh ini akan memperebutkan piala bergilir dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, dan 
“Kami memohon kepada Pemerintah Kota Denpasar untuk bisa men-support kegiatan ini karean ini merupakan kegiatan seni tradisi yang harus terus di lestarikan”, ujar Kadek Jaya.
Lihat juga...