RABU, 3 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Charolin Pebrianti / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Charolin Pebrianti
Jurnalis : Charolin Pebrianti / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Charolin Pebrianti
SURABAYA—Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof. M. Nasih berharap agar jadwal Ujian Nasional (UN) dipercepat dari jadwal sebelumnya yang jatuh pada tanggal 4-6 April 2015.

“Kalau tidak bisa dimundurkan, seharusnya UN dimajukan (dipercepat) saja,” terangnya kepada Cendana News, Rabu (3/2/2016).
Nasih menerangkan jadwal UN untuk tanggal 4-6 April 2016 dan pengumuman UN dijadwalkan tanggal 7 Mei 2016 sedangkan jadwal pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tanggal 10 Mei 2016 dinilai terlalu dekat waktunya.
“Kan kita ada lebaran dan puasa, kalau UN tidak bisa dimundurkan ya seharusnya dimajukan,” ujarnya.
Nasih menambahkan sinkronisasi waktu antara data Unair dengan hasil SNMPTN butuh waktu sekitar sepuluh hari idealnya. Kalau hanya tiga hari dikhawatirkan tidak bisa mempertimbangkan dengan baik antara data Unair dengan hasil ujian SNMPTN.
“Misal waktu si A daftar disini dan si B daftar disini itu butuh waktu dan tidak bisa cepat. Biar ada waktu yang luang untuk Unair mencari besaran nilai UN harus dicari,” tegasnya.
Sinkronisasi sistem perlu dicari titik temunya. Dan harus sinkron antara data UN dan SNMPTN jika tidak ditakutkan nantinya akan rancu. Misalnya data UN sudah keluar harus disinkronkan dengan yang lolos SNMPTN tidak mungkin melihat satu per satu.
“Dan yang perlu diingat nilai UN dan indeks integritas sekolah digunakan sebagai dasar untuk menentukan indeks sekolah. Dan indeks sekolah menentukan kuota dari masing-masing program studi nantinya,” tandasnya.
Nasih mencontohkan, misalnya indek sekolah di suatu program studi sebesar 0,9 yang kemungkinan diterima dua orang mahasiswa. Tapi jika indek sekolah sebesar 1,1 maka bisa diterima tiga mahasiswa.
“Makanya kalau indek sekolah bagus maka lebih tinggi kesempatannya. Dan jangan jadi beban siswa untuk menghalalkan segala cara demi mendapatkan nilai UN yang bagus tapi integritas sekolah juga jadi bahan pertimbangan,” ucapnya.
Untuk Unair sendiri persiapan dalam menyambut SNMPTN sudah ada persiapan 100% dengan jumlah komputer sebanyak 500 unit komputer. Total kuota penerimaan mahasiswa dari tiga jalur yakni 5225 baik dari jalur SNMPTN, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan mandiri. Dan untuk jalur SNMPTN sendiri ada 2080 mahasiswa.