JUMAT, 29 JANUARI 2016
Jurnalis: Rustam / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Rustam
KENDARI—Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Dr Azhari, mengaku mendapat undangan dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta.
![]() |
| Dr Azhari |
Undangan pertemuan tersebut dimaksudkan untuk membahas rencana mendirikan Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI). “Pengurus PWI pusat tertarik dengan rencana tersebut, setelah mendengarkan perjuangan kampus USN menjadi negeri tahun 2014,” kata Azhari kelahiran Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sultra.
Sebelum berubah nama menjadi Kampus USN yang terletak di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dulu namanya Sekolah Tinggi Kejuruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Kolaka.
Kondisi kampus STIKIP Kolaka pada tahun 1990 hanya ada beberapa bangunan semi permanen. Jumlah mahasiswanya hanya puluhan orang saja. Itupun kebanyakan yang menjadi mahasiswa sudah bekerja di perusahaan atau di pemerintahan.
Ketika masih berstatus PNS di Kantor Bupati, Buhari Matta mantan Bupati Kolaka menunjuk Azhari sebagai ketua STIKIP Kolaka. Tugasnya adalah membenahi kondisi yayasan dan kampus. “Itu amanah yang diberikan sekaligus bisa dijadikan ajang untuk memperlihatkan kemampuan, saya langsung tancap gas.” jelas Azhari yang menyelesaikan pendidikan S-1 di Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan (STPDN) tersebut.
Kepengurusan Yayasan STIKIP dibenahi, kemudian kesejahteraan para dosen ditingkatkan. Tidak hanya itu, Azhari berpikir jika nama STIKIP tidak diganti, maka kondisi kampus tidak akan berkembang pesat. Azhari kemudian mengundang para pendiri yayasan untuk mengubah nama dari STIKIP Kolaka menjadi Universitas Sembilanbelas November. Dan gagasannya diterima.
Dengan nama USN, segala persyaratan sebagaimana peraturan yang diberikan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) dipenuhi. Azhari kemudian membuka jaringan kerjasama dengan PT.Antam Tbk, PT Inco Tbk yang sekarang berubah nama menjadi PT Vale Tbk, Pemerintah Kabupaten Kolaka dan pihak lain.
Azhari juga membuka fakultas baru. Dimana sebelumnya hanya ada Fakultas Keguruan saat masih berstatus STIKIP Kolaka. Tapi setelah berganti nama menjadi USN, Azhari membuka Fakultas Pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Sospol dan Fakultas Hukum.
Setelah hampir dua periode Azhari menjabat rektor USN, perjuangan selanjutnya meningkatkan Pstatus USN dari swasta menjadi negeri. Sejak tahun 2010, Azhari berjuang keras ke pemerintah Pusat agar USN dapat di-negeri-kan. Hasilnya, tahun 2014 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menetapkan kampus USN sebagai (PTN) Perguruan Tinggi Negeri.
Dengan ditetapkan status negeri, maka Provinsi Sultra sekarang sudah mempunyai 2 perguruan tinggi berstatus negeri, yakni Universitas Haluoleo (UHO) dan USN. Atas kisah perjalanan dan perjuangan Azhari membangun Kampus USN, PWI tertarik atas ide Azhari membangun Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI).
Apalagi belakangan ini, kebutuhan sumber daya Jurnalis makin meningkat seiring dengan berkembangnya perusahaan yang bergerak dibidang jasa informasi, baik media cetak, televisi, online dan radio.