Dubes Indonesia untuk Hongaria, Akan Memberikan Kuliah Umum di Unipa Maumere

JUMAT, 29 JANUARI 2016
Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Ebed De Rosary

MAUMERE—Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Hongaria, Wening Esthyprobo  pada awal bulan Februari akan memberikan kuliah umum di Universitas Nusa Nipa (Unipa). Kuliah umum ini merupakan satu paket saat Wening melakukan kunjungan kerja ke sebuah daerah.Wening. 

Rektor Unipa, Ir.Angelinus Vincentius,Msi
Dalam program kunjungan tersebut Wening berkeinginan memberikan kuliah umum untuk mahasiswa Universitas Nusa Nipa mengenai perkembangan pendidikan dan potensi kerjasama bilateral antara Indonesia dan Hongaria. Berbagai kuliah umum telah Wening lakukan pada saat kunjungan kerja ke tanah alr seperti kuliah umum pada Universitas Katobk De La SaIle di Manado (Februari 2015) dan Umversitas U’budiyah Indonesia di Aceh (Oktober 2015) 
Hal ini disampaikan Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Ir.Angelinus Vincentius,Msi saat ditemui Cendana News, Jumat (29/01/2016). Dikatakan Ange, sapaannya, Unipa mendapat surat dari Duta Besar di Budapest tanggal 14 Januari 2016. Ange mengaku tidak mengetahui alasan atau pertimbangannya sehingga Dubes Indonesia untuk Hongaria mengirim surat kepada Unipa dan Bupati Sikka.
“Kami harapkan ibu Weining dapat memberikan wacana dan wawasan baru bagi Unipa tentang pendidikan di Eropa karena saat ini beberapa dosen sedang mengambil S2 di luar negeri.Informasi-informasi yang baru ini sangat berharga bagi kami,”ujarnya.
Kampus Universitas Nusa Nipa (Unipa) di Maumere
Dengan adanya kunjungan Dubes Wening sebut Ange, dapat menjadi referensi bagi Unipa untuk melakukan kerjasama di bidang pendidikan karena kampus di Hongaria beberapa kali mendapat penghargaan Nobel. Berbagai informasi dan peluang harap Ange  dapat ditangkap oleh mahasiswa ataupun dosen sehingga bisa melanjutkan pendidikan disana.
Ange mengaku sudah menyebarkan informasi kepada para dosen yang memenuhi syarat untuk menyiapkan beberapa biodata. Bila ada tawaran beasiswa tutur Ange semuanya akan dikembalikan kepada para dosen apakah mereka berminat atau tidak. Apalagi Unipa dalam waktu dekat beber Ange,akan mendapat status negeri. Sebenarnya beasiswa itu banyak sekali,tinggal saja informasi itu diberitahukan kepada para dosen.
Selain mahasiswa dan dosen di Unipa kata Ange,pihaknya akan mengundang beberapa kampus yang ada di Maumere seperti Akper St.Elisabeth Lela,Universitas Muhamadiyah Maumere dan Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero agar mari sama-sama memanfaatkan kunjungan ini. Ibu dubes terang Ange akan menjadi pembicara utama tapi apakah ada staf-stafnya yang juga akan menjadi pembicara Ange mengaku semuanya di serahkan kepada ibu duta besar.
“Saya pribadi merasa bersyukur kok bisa Unipa yang diingat Ibu Duta Besar. Kuliah umum yang diberikan bisa membuka cakrawala berpikir,” jelas Ange.
Dari data yang diberikan,Unipa memiliki mahasiswa sebanyak 5.100 mahasiswa dan sudah mewisuda 2.450 orang. Unipa didukung 7 Fakultas dan 18 Prodi yang sudah terkreditasi BAN PT dan akan membuka  prodi jenjang S1 yakni llmu Hukum,Farmasi, Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) dan Matematika. 
Tercatat 3 dosen Unipa sedang mengikuti magang di IPB Bogor dan ITB Bandung serta akhir tahun 2016 semua dosen sudah berpendidikan S2 atau minimal dalam proses menyelesaikan S2. Saat ini Unipa memiliki 115 dosen bergelar S 2 dan sedang on going 21 Total dosen 203 orang dengan tenaga kependidikan 76 orang.
Untuk diketahui, Hongaria mermilki beberapa umversitas terkemuka di Eropa dengan reputasi baik dan dosennya pernah meraih hadiah Nobel seperti Corvinus University dibidang ekonoml, Eotvos Lorand Tudomanyos  Egytemen dibidang ilmu sosial. Juga ada Szent Istvan University Godollo dibidang pertanian,Semmelweis University di bidang kesehatan, UniversIty Of Debrecen di bidang kesehatan dan pertanian,serta Universay of Szeged dibidang hubungan internasional.
Lihat juga...