| Pemeriksaan kesehatan sapi |
YOGYAKARTA — Tim Gabungan Pemkab Sleman Yogyakarta, Minggu (20/09/2015) menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Hewan Sapi Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Selain untuk memeriksa kelayakan hewan kurban, kegiatan tersebut bertujuan sebagai upaya mencegah ulah nakal para pedagang yang biasa memanfaatkan momentum dengan menjual hewan sakit dan menaikkan harga sangat tingggi.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan melihat kondisi kulit, mata dan hidung sapu. Kondisi sapi yang sehat terlihat dari kondisi kulitnya yang mengkilat, mata bersinar dan hidung yang basah. Sedangkan untuk memastikan kelayakan hewan kurban, dilakukan dengan memeriksa gigi sapi.
Gatot Saptadi mengatakan, selain memeriksa kelayakan hewan kurban secara langsung, dalam sidak tersebut pihaknya juga membagikan buku Panduan Hewan Kurban kepada para penjual dan pembeli hewan kurban.
Buku yang dibuat oleh Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman itu, berisi sejumlah hal terkait hewan kurban dan cara pemotongannya. Juga cara memilih hewan kurban yang layak, perlakuan terhadap hewan yang akan disembelih dan penangangan daging kurban serta lainnya.
Penyebaran buku tersebut dinilai penting, untuk mengantisipasi kesalahan yang masih kerap dialami masyarakat menjelang Idul Adha. Terutama kesalahan dalam hal memilih hewan kurban yang layak. Dengan buku itu, ujar Gatot, diharapkan masyarakat menjadi lebih jeli dan tidak mudah tertipu oleh ulah pedagang nakal yang berusaha meraup untung lebih dengan menyisipkan hewan sakit atau tak layak di antara hewan-hewan yang dijualnya.
![]() |
| Bupati sidak ke pasar hewan |
| Pasar hewan |
MINGGU, 20 September 2015
Jurnalis : Koko Triarko
Foto : Koko Triarko
Editor : ME. Bijo Dirajo
