Pemukiman Warga di Kalianda Nyaris Dilalap si Jago Merah

LAMPUNG — Pemukiman warga di perumahan Korpri Kalianda Lampung Selatan Provinsi Lampung nyaris di lalap api karena ulah salah satu warga yang ingin membakar sampah. Namun karena cuaca kemarau yang panjang menyebabkan dedaunan mudah terbakar ditambah dengan kencangnya angin membuat api cepat merambat dan mendekati pemukiman.
Beberapa warga bahkan menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api. Beberapa saat kemudian warga lain menelpon pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan. Sebuah mobil pemadam kebakaran (damkar) bahkan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.
“Untung mobil pemadam kebakaran langsung memadamkan api sebelum merembet ke rumah warga, angin dari arah pantai membuat api semakin membesar,” ungkap Andi salah satu warga di dekat Perum Korpri kepada media CND Jumat (4/9/2015).
Menurut salah satu warga perumahan Korpi, Eka (25) secara pasti siapa yang membakar sampah di lokasi tersebut tidak diketahui tapi saat api mulai membesar dan merembet ke semak semak yang berada di sekitar tempat sampah tersebut.
Sehari sebelumnya pun sempat terjadi kebakaran semak semak di tepian Jalan Lintas Sumatera dekat pelabuhan Bakauheni Kamis (3/9). Kemarau panjang mengakibatkan rumput dan tanaman bawah di kawasan sekitar tepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) terbakar. Kebakaran bahkan mengakibatkan asap tebal yang mengganggu pengendara kendaraan yang baru keluar dari Pelabuhan Bakauheni Lampung dan sebaliknya.
Rumput dan semak semak yang berada di sepanjang Jalinsum sebagian sudah kering karena mengalami kekeringan akibat kemarau. Akibatnya warna rerumputan itu telah berubah dari hijau menjadi kuning. Salah satu warga di Bakauheni Ujang (34) mengungkapkan sore ini terjadi kebakaran yang diduga akibat sebatang puntung rokok ditambah tiupan angin yang relatif kencang, sehingga rumput yang sudah kering itu segera tersulut api. Jika hal ini terjadi, maka kebakaran tak terhindarkan.
Menurut Ujang tiba-tiba terjadi kebakaran semak-semak yang cukup hebat di wilayah jalan utama, menuju Pelabuhan Bakauheni bahkan hanya beberapa ratus meter dari pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Api yang sebelumnya hanya satu titik kecil, kemudian dengan cepat membesar seiring dengan kerasnya tiupan angin dan mengakibatkan asap tebal.
JUMAT, 4 September 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...