Paslon Walikota Mataram Sahaja Bantah Disebut Calon Boneka

MATARAM — Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram, Salman dan Jana Hamdiana (Sahaja) membantah dirinya disebut Paslon boneka, hanya karena diusung oleh Dewan Pimpinan Daerah partai Golkar Kota Mataram, di mana Ketua DPD Golkar Mataram Ahyar Abduh dan Mohan Roliskana (Aman) juga maju sebagai calon incumben diusung PKS, PPP dan PAN.
“Tidak ada itu yang namanya Paslon boneka, kami serius maju pada Pilkada Kota Mataram, meskin sekarang ini dua calon datang dari satu rumah partai Golkar, tapi yang menentukan itu adalah rakyat yang akan memberikan suaranya pada kami atau Paslon incumben, pada Desember mendatang,” kata Salman usai melakukan pencabutan nomor urut pasangan di hotel Golden palace Mataram, Rabu (16/9/2015).
Salman mengatakan dengan adanya dua Paslon sekarang penundaan Pilkada Mataram tidak sampai terjadi dan itu patut kita syukuri. Sekarang rakyat tinggal memilih Paslon Walikota muda (Sahaja) atau Paslon tua (Aman) dan kami optimis pelaksanaan Pilkada Kota Mataram akan berjalan secara transparan dan profesional.
“Intinya sebagai kader akan profesional siap menang dan kalah. Siap melawan ketua. Tidak ada pengaturan suara orang ada petugas. Kita akan kampanye turun ke lapangan,” ungkapnya.
Terpisah Calon Walikota Mataram incumben, Ahyar Abduh juga membantah kalau Paslon Sahaja yang diusung partai Golkar hanyalah Paslon boneka untuk memuluskan dirinya bersama Mohan Roliskan kembali naik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Mataram periode berikutnya.
Sebelumnya banyak kalangan menilai, kalau kalau Paslon Sahaja yang diusung DPD Partai Golkar Kota Mataram dinilai hanya pasangan boneka yang sengaja dicalonkan supaya Pilkada Kota Mataram bisa tetap dilaksanakan serentak bulan Desember mendatang dan untuk memuluskan langkah Paslon incumben kembali terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota periode berikutnya.

RABU, 16 September 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...