
SUMBAWA — Guna terus menggenjot kemajuan dan mempromosikan, budaya serta pariwisata daerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat menggelar Festival Moyo. Kegiatan tersebut dilaksanakan sekaligus dalam rangka memperkenalkan pariwisata dan budaya Sumbawa serta meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Ketua Panitia Festival Moyo, Rasidi yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa mengatakan Festival Moyo, merupakan rangkaian kegiatan Visit Lombok-Sumbawa yang dilaksanakan keempat kalinya. Dipilihnya Pulau Moyo sebagai brand karena memiliki alam yang sudah terkenal hingga internasional.
“Pulau Moyo dijadikan brand karena memiliki kehidupan alam yang terkenal di tingkat internasional dan membentuk citra positif tentang pariwisata Sumbawa,” kata Rasidi di acara Festival Moyo, Kabupaten Sumbawa, Senin (14/09/2015).
Dikatakan, Festival Moyo diselenggarakan dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan budaya, adat istiadat, kuliner dan kerajinan Sumbawa. Serta diharapkan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dari sisi ekonomi.
Festival Moyo yang diselenggarakan Pemda Sumbawa sendiri, diikuti oleh seluruh Kabupaten Kota di NTB dan seluruh UMKM di Sumbawa dan NTB. Diharapkan pula ke depan, kegiatan bisa dilaksanakan berskala nasional dan internasional.
Rasidi mengatakan 17 kegiatan akan diselenggarakan beberapa hari ke depan, dengan 11 kegiatan akan dilaksanakan di Kota Sumbawa Besar diantaranya Tari Masal, Gebyar Jagung, Karnaval dan burung berkicau serta Barapan Kebo, dan pagelaran Tanjung Menangis.
Bupati Sumbawa, Jamaluddin Malik mengaku Festival Moyo hadir untuk mengejar ketertinggalan pariwisata dari Bali dan Lombok. Keberadaan BIL pun diharapkan bisa berdampak ke Sumbawa sehingga pada 2012 mulai diciptakan Festival Moyo.
“Harapan kami, kualitas pelaksanaan festival dari tahun ke tahun akan lebih baik. Nama Moyo sudah dikenal dan mendunia. Maria Sharavopa pernah hadir bahkan ada pejabat belum datang ke pulau Moyo karena ekslusif dan cukup mahal,” katanya.
Dirinya berharap Festival Moyo bisa menjadi ikon Sumbawa dan bisa menjadi cambuk sektor pariwisata agar terus dikembangkan dan sejalan dengan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
Menurutnya, dengan kegiatan Festival Moyo maka diharapkan bisa membawa Sumbawa setara dengan wilayah lain bahkan bisa meningkat lebih maju dan baik di masa yang akan datang.

SENIN, 14 September 2015
Jurnalis : Turmuzi
Foto : Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo