Tabliq Ramadhan Bersama Pemain Arema dan Gus Wahid

CENDANANEWS (Malang) – Sabtu sore menjelang waktu berbuka, terlihat keramaian yang tidak biasa di halaman parkir Masjid Sabilillah Malang. Banyak masyarakat Malang yang berbondong-bondong bersama keluarga datang ke Masjid tersebut.
Setelah CND coba memasuki halaman, ternyata di Masjid Sabilillah sedang berlangsung acara Tabliq Ramadhan bersama dua orang pemain Arema, Cristian Gonzales dan Ahmad Bustomi serta Ustadz Gus Wahid Arema.
Nampak masyarakat Malang terutama anak-anak sangat antusias melihat kehadiran dua orang pemain Arema. Banyak yang berebut untuk sekedar bersalaman dengan Cristian Gonzales dan Ahmad Bustomi.
Ketika ditanya mengenai puasa dan olahraga, kedua pemain Arema ini mengaku tetap rutin melakukan aktivitas olahraga seperti lari dan push up selama bulan puasa. 
Kami juga setuju bila puasa juga di jadikan sebagai gaya hidup sehat. Banyak dokter yang justru menganjurkan untuk berpuasa, karena dengan berpuasa maka tubuh akan menjadi lebih sehat. 
“Bahkan dalam Islam juga menganjurkan berpuasa sunah Senin Kamis bagi yang mampu,” jelas Bustomi di Malang, Sabtu (4/7/2015).
Kemudian, Ustad Gus Wahid Arema dalam ceramahnya selain menjelaskan tentang puasa, juga menyampaikan bahwa dalam Islam, Allah telah memerintahkan umat Islam untuk bekerja terutama kaum laki-laki. 
“Ada dua kunci untuk mendapatkan pekerjaan yaitu 2 B, Berusaha dan Berdoa,” jelasnya.
Jika sudah mendapatkan pekerjaan, harus bersungguh-sungguh. Setelah mendapatkan gaji, hiduplah yang sederhana dan jangan foya-foya. Bagilah gaji menjadi tiga yaitu untuk keperluan sehari-hari, untuk di tabung dan untuk disedekahkan.
Disebutkan dengan menggunakan bahasa walikan khas Malang, agar rejeki yang kita peroleh berkah, kuncinya hanya satu yaitu, Kadit helob tidem (tidak boleh medit atau pelit)  dan perbanyaklah sedekah.
Sedekah yang terbaik adalah diberikan kepada istri. “Jadi para suami Kadit helob tidem nang ojob,” tutupnya menyebutkan tidak boleh pelit ke istri.
——————————————————-
SABTU, 03 Juli 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...