![]() |
| Pemeriksaan perangkat keselamatan di kapal |
CENDANANEWS (Lampung) – Antisipasi hal yang tidak diinginkan selama pelayaran di Selat Sunda menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merak telah melakukan pemeriksaan sejumlah kapal yang akan digunakan untuk angkutan lebaran.
Kepala KSOP Bakauheni,Capt Joshua M Anthonie mengungkapkan, dari sekitar 56 kapal Roll on Roll Off (Roro) yang beroperasi di lintasan Bakauheni – Merak, ada 4 kapal yang tidak mengikuti uji petik.
“Uji petik sebagian besar telah dilakukan di Merak sehingga untuk KSOP Bakauheni hanya menerima laporan kapal kapal yang uji petiknya lolos,”ungkap Joshua M Anthonie kepada media CND Rabu (1/7/2015).
Dari sebanyak 56 kapal yang melayani rute Bakauheni- Merak tersebut ada 4 kapal yang sedang perbaikan karena rusak sehingga tidak dilakukan uji petik dan sedang dilakukan perbaikan.
Joshua mengungkapkan untuk jumlah kapal yang nantinya akan beroperasi saat pelayanan mudik lebaran ada di kantor otoritas pelabuhan penyeberangan (KOPP) Merak. Karena KOPP lah yang menentukan jumlah kapal yang akan beroperasi.
Pada uji petik kali ini, terutama menjelang angkutan arus mudik, hal-hal pokok yang diperiksa diantaranya permesinan, kelistrikan, bangunan kapal dan alat keselamatan. Saat media CND diajak melihat petugas melakukan uji petik, beberapa alat keselamatan diantaranya life jacket, fire pump dalam keadaan siap salah satunya di KMP Windu Karsa Pratama.
Bahkan alat pemadam kebakaran berupa fire pump diuji coba dengan daya semprot mencapai hampir 50 meter. Beberapa kapal sebelumnya menjalani proses docking dimana docking tersebut meliputi perbaikan alat alat keselamatan yang perlu diganti, pengecatan badan kapal serta perbaikan fasilitas bagi penumpang kapal.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas V Bakauheni Capt Joshua memastikan, kapal-kapal yang berlayar di Selat Sunda untuk angkutan arus mudik dalam keadaan prima. Selain itu kesiapan kru kapal termasuk untuk penggunaan alat keselamatan semakin penting untuk dicek.
Ia mengaku selalu mengingatkan nakhoda kapal dengan memberikan himbauan secara tertulis dan selalu berkoordinasi melalui alat komunikasi chanel 16 untuk keselamatan pelayaran.
Kembali, dia menghimbau agar nakhoda kapal di Selat Sunda selalu memperhatikan aspek keselamatan. Sebab, Selat Sunda merupakan salah satu jalur pelayaran super sibuk di Indonesia dan Asia Tenggara.
“Keselamatan menjadi prioritas, sehingga KSOP selalu melakukan uji petik untuk memeriksa kelengkapan keselamatan kapal,” jelasnya.
Dari pantauan Cendananews.com selain kesiapan kapal, persiapan terkait sarana pelabuhan Bakauheni juga telah dilakukan persiapan diantaranya persiapan toll gate pembelian tiket kendaraan, loby tiket pejalan kaki serta beberapa fasilitas dermaga lainnya.

——————————————————-
RABU, 01 Juli 2015
Jurnalis : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-