?Simuntuk, Manusia Ijuk dari Sungayang Tanah Datar

CENDANANEWS (Tanah Datar/Sumbar) – Banyak hal yang dilakukan oleh masyarakat untuk lebih menarik perhatian pengendara agar mau memberikan sumbangan secara cuma-cuma saat Lebaran seperti ini. Seperti yang dilakukan oleh warga Kecamatan Sungayang, Tanah Datar.
Mereka beraksi berkelompok dengan beranggotakan sebanyak 3-4 orang. Tak hanya sekedar menghadang mobil atau motor yang lalu lalang dengan menyodorkan kotak berisi sumbangan, mereka juga menghiasi sekujur tubuh dengan menggunakan ijuk sehingga terlihat aneh.
Simuntuk, itulah panggilan mereka.” Melilitkan ijuk ini merupakan tradisi yang dilakukan secara turun-temurun,” kata salah seorang Simuntuk, Rian, Senin (20/7/2015).
Menurut Rian, sebenarnya meminta sumbangan dengan menggunakan metode seperti ini tak hanya dilakukan saat Lebaran saja. Tapi jika ada pesta kampung, Simuntuk juga tak ketinggalan untuk beraksi. Apalagi, lokasi yang dipilih untuk meminta sumbangan tergolong strategis karena menghubungkan wilayah Lintau-Batu Sangkar.
“Saat Lebaran kan pengendara lebih banyak, jadi lebih baik dilakukan sekarang. Sumbangan yang diberikan akan digunakan untuk menutupi biaya perayaan turnamen sepakbola yang akan kami selenggarakan,” lanjut Rian yang mengaku tak bisa lama menggunakan pakaian ijuk ini untuk meminta sumbangan karena panas.
Ijuk-ijuk yang semula difungsikan sebagai sapu atau atap rumah itu, dikumpulkan lalu diikatkan ke sekujur tubuh menggunakan tali. Sebagai penutup kepala, digunakanlah kardus atau benda-benda bekas lainnya. Aksi ini dilakukan agar lebih menarik perhatian pengendara sehingga kotak sumbangan yang disodorkan dapat terisi penuh.
Dalam beraksi, Simuntuk diharuskan bergoyang-bergoyang ke sana-kemari agar terlihat lebih menarik. Tak pelak,  geliat Simuntuk ini mengundang perhatian pengendara.
Salah seorang pengendara asal Pekanbaru, Aldo, mengaku tertarik dengan aksi meminta sumbangan seperti ini.
“Hal ini sangat kreatif sekali, biasanya kami tak pernah mau memberikan sumbangan. Namun untuk Simuntuk kami tak ragu,’’ katanya.
——————————————————-
SELASA, 21 Juli 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Fotografer : Istimewa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...