![]() |
| Wakil Gubernur NTB, M. Amin saat melepas belasan truk yang membawa beras raskin untuk didistribusikan ke Kabupaten Kota beberapa waktu lalu di kantor Gubernur NTB |
CENDANANEWS (Mataram) – Untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan stok beras bagi masyarakat selama bulan ramadan, Pemerintah Daerah (Pemda) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan stok beras sebesar delapan ribu ton, mengingat kebutuhan beras selain mengalami peningkatan juga seringkali mengalami kenaikan harga di pasaran.
“Stoknya selama bulan ramadan kita pastikan aman dan tidak sampai mengalami kekurangan, jadi masyarakat tidak usah hawatir, karena memang sudah mulai antisipasi dari sekarang dengan menyiapkan stok sampai delapan ribu ton,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB, Husni Fahmi di Mataram, Senin (1/6/2015).
Selain itu guna mengantisipasi adanya lonjakan harga beras selama bulan ramadhan maupun menjelang lebaran, pemda juga sudah melakukan kordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) NTB dan siap menggelar operasi pasar setiap saat bagi masyarakat di setiap pasar tradisional yang ada di seluruh Kabupaten Kota NTB.
Dikatakan Husni, sejauh ini harga beras di pasar masih stabil dan belum sampai mengalami kenaikan harga dan akan terus dipantau untuk memastikan.
“Selain beras kebutuhan masyarakat yang paling tinggi permintaannya menjelang ramadhan dan lebaran adalah daging dan kami juga memastikan persedian daging di NTB juga aman, karena memang NTB sendiri menjadi salah satu daerah penyuplai daging terutama daging sapi ke Pulau Jawa,”katanya.
——————————————————-
Senin, 1 Juni 2015
Jurnalis : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-