![]() |
| Ratusan celana nampak terpajang di gerai toko boxi Erlangga Kota Mataram |
MATARAM – Memasuki minggu kedua pelaksanaan ibadah puasa ramadhan, volume penjualan pakaian seperti gamis, baju koko, celana dan beberapa jenis pakaian lain mengalami peningkatan.
Di toko boxi Erlangga Kota Mataram jenis pakaian remaja, baju koko dan sendal paling banyak diburu warga sebagaian pakain persiapan merayakan lebaran yang tinggal dua minggu lagi.
Atik salah satu kasir toko Boxi Erlangga mengatakan kalau minggu kedua pelaksanaan ibadah puasa ramadhan tingkat kunjungan masyarakat yang datang berbelanja ke toko Boxi, tingkat kepadatannya memang masih dalam batas kewajaran dan memang yang paling banyak dicari adalah pakaian remaja dan sendal.
“Kalau minggu kedua pengunjung yang berbelanja masih dalam batas kewajaran, puncaknya biasanya akan mengalami lonjakan pada minggu ketiga maupun satu minggu sebelum lebaran, tingkat kunjungan masyarakat yang datang berbelanja bisa membludak dan membuat kemacetan jalan depan pertokoan oleh parkit kendaraan,” kata Atik di Mataram, Sabtu (27/6/2015).
Dikatakan atik kalau sekarang ini kepadatan pengunjung masih pada malam hari, tapi nanti kalau seminggu sebelum lebaran, kita seringkali kewalahan dan biasanya memang akan ada penambahan karyawan yang membantu menjaga dan melayani pembeli.
Atik mengatakan dari sisi pendapatan juga mengalami peningkatan cukup besar, kalau hari normal diluar ramadhan, sehari hasil penjualan pakaian saja bisanya 30 juta satu hari, tapi kalau bulan ramadhan seperti sementara sekarang, satu hari hasil penjualan bisa mencapai 50 sampai 60 juta.
“Minggu kedua sekarang ini satu hari hasil penjualan masih segitu, tapi nanti memasuki minggu ketiga atau satu minggu sebelum lebaran hasil penjualan bisa mencapai 70 sampai 100 juta sehari dan kita karyawan biasanya juga ada diberikan THR lebaran sebesar 700 diluar gaji 1 juta lebih,”katanya.
Sementara itu Azmi, remaja asal kelurahan Dasan Agung Kota Mataram, mengaku sengaja datang dan berbelanja pakaian merayakan hari lebaran lebih awal, biar tidak mengantri.
“Sengaja berbelanja lebih awal, malas mengantri, soalnya kalau minggu ketiga atau satu minggu sebelum lebaran, toko pakaian yang ada biasanya akan padat oleh warga lain yang hendak berbelanja,” ungkapnya.
——————————————————-
SABTU, 27 Juni 2015
Jurnalis : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-