Salah Satu Sentra Padi Nasional di Lampung Laksanakan Panen Raya

Panen Raya di Lampung
CENDANANEWS(Lampung) – Panen Raya berlangsung di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan dengan menggunakan alat pemotong padi modern. Panen yang dilakukan dengan alat modern tersebut merupakan sebuah terobosan baru dalam sistem pertanian di lahan pertanian yang merupakan kawasan rawa sragi dan Palas Lampung Selatan.
Kecamatan Palas merupakan salah satu kecamatan di Lampung Selatan yang berpotensi sebagai sentra padi sejak zaman kepemimpinan Presiden Soeharto. Sistem irigasi yang baik tersebut memberi dampak positif bagi pertanian yang menjadi pemasok beras di Lampung serta nasional.
Baca juga: Rawa Sragi, Jejak Kejayaan Pertanian Era Presiden Soeharto
Panen raya di Kecamatan Lampung Selatan tersebut dihadiri oleh bupati Lampung Selatan Rycko menoza SZP. Selain melakukan panen raya, Rycko Menoza juga sekaligus melakukan pembagian motor operasional bagi kepala desa untuk wilayah Kecamatan Palas, Sragi, Ketapang, Bakauheni.
Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza SZP mengatakan, Kabupaten Lampung Selatan sebagai salah satu daerah sentra produksi padi untuk provinsi Lampung, dan Nasional dari tahun ke tahun telah berhasil mempertahankan dan meningkatkan produksi padinya. Dengan potensi lahan tanam padi yang kita miliki tidak kurang dari 85.120 hektar dengan jumlah produksi mencapai 430.231 Ton. Dengan pencapaian produksi tersebut maka Kabupaten Lampung Selatan dapat berperan aktif dalam mensukseskan Program Pemerintah Pusat yaitu Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (B2BN).
“Kita dapat berpartisipasi secara nyata mendukung target pemerintah secara nasional yaitu untuk mewujudkan surplus beras pada Tahun 2014 sebesar 10 juta ton. Oleh karena itu pada kesempatan baik ini saya berharap agar kita terus meningkatkan pembangunan disektor pertanian,” ungkapnya Kamis (28/5/2015).
Rycko berharap tantangan dan kendala dalam meningkatkan produksi padi dimasa sekarang dan yang akan datang agar diselesaikan. Perubahan iklim yang ekstrim, banyaknya jenis dan variasi gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT), menurunnya daya dukung kesuburan lahan, merupakan beberapa contoh nyata kendala yang harus dihadapi oleh para petani dalam rangka meningkatkan produksi padi.
Diharapkannya para petani untuk dapat terus meningkatkan pemahaman dan kemampuannya di bidang usaha pertanian. Dan kepada Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) diharapkan juga dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Trouble Solving  bagi para petani.
“Sekarang ini kita bersama-sama melakukan panen raya musim tanam rendeng tahun 2015 untuk Kecamatan Palas.  Panen raya ini merupakan wujud dari pada  langkah konkrit untuk lebih memantapkan Kabupaten Lampung selatan sebagai salah satu Daerah Lumbung Padi di Provinsi Lampung,’’ kata Rycko.
Dikatakan disela sela  kegiatan penyerahan kendaraan Dinas roda 2 (dua), diharapkan dapat menunjang kegiatan operasional, dan meningkatkan kinerja para Kepala Desa di wilayahnya. Seperti kita ketahui bersama, bahwa tugas dari seorang Kepala Desa adalah tidak ringan, karena sebagai ujung tombak dari setiap kegiatan pembangunan yang ada di desanya. 
Kendaraan roda dua ini di berikan untuk  mendorong produktivitas kinerja para Kepala Desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menumbuhkan rasa memiliki, dan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mendukung kegiatan program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Kepala Desa kepada masyarakat.

——————————————————-
Jumat, 29 Mei 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...