Ombudsman NTB Harapkan Praktik Kecurangan UN Tidak Terulang

Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim
CENDANANEWS (Mataram) – Kepala Ombudsman Perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB), Adhar Hakim berharap supaya praktik kecurangan pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) sederajat yang akan mulai digelar Senin (4/5/2015) tidak terulang kembali sebagaimana yang terjadi pada UN SMA sederajat beberapa waktu lalu.
“Kami minta kepada pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Pemudan dan Olahraga (Dikpora) NTB maupun Kota Mataram pada pelaksanaan UN SMP sederajat besok supaya benar-benar melakukan pengawasan secara lebih ketat, supaya praktik kecurangan UN tidak terulang kembali,” kata Adhar di Mataram, Jum’at  (1/5/2015).
Menurut Adhar, siswa tidak akan mungkin melakukan praktik kecurangan, selama tidak ada oknum guru, pengawas maupun pihak sekolah yang ikut bermain selama pelaksanaan UN berlansung, hanya demi menjaga gengsi dan nama baik sekolah.
Adhar mengatakan, praktik kecurangan dengan memberikan kunci jawaban palsu kepada siswa saat pelaksanaan UN berlansung, selain mengajarkan siswa menjadi tidak jujur, juga akan menimbulkan siswa menjadi tidak nyaman, konsentrasi dan menjadi tidak percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki mengerjakan soal, sehingga pengetahuan yang didapatkan dari hasil belajar menjadi sia-sia.
“Jangan hanya karena menjaga gengsi dan pencitraan semata, lantas nilai-nilai kejujuran yang menjadi tujuan utama dari pelaksanaan pendidikan menjadi terabaikan,”katanya.
——————————————————-
Jumat, 1 Mei 2015
Jurnalis :  Turmuzi
Fotografi :  Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...