Sementara, yuan juga jatuh di perdagangan luar negeri, terbebani oleh ekspektasi perlambatan yang lebih dalam di China karena dua ekonomi terbesar dunia itu saling berbalas tarif perdagangan.
"Hingga saat ini, para ABK WNI belum ditemukan. Upaya SAR terkendala dengan adanya Badai Lekima," kata Pelaksana harian Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, melalui pesan singkat, Minggu (11/8/2019).
"Suhu airnya tinggi, jadi saya agak khawatir," kata perenang Jepang Yumi Kida, yang mengaku harus minum air es sebelum perlombaan sebagai upaya mengurangi panas tubuhnya.