Dokter Australia pada Kamis memperingatkan bahwa rumah sakit di negara itu tidak siap untuk menghadapi pembukaan kembali yang direncanakan pemerintah bahkan dengan tingkat vaksinasi Australia yang lebih tinggi.
Pemerintah Australia telah menghentikan penerbangan evakuasi dari Afghanistan usai serangan bom bunuh diri kelompok militan di luar bandara di Kabul, yang membunuh sejumlah warga sipil dan setidaknya 13 personel militer Amerika Serikat,
Bendahara negara, Josh Frydenberg, meminta negara-negara bagian dan teritori untuk tetap pada rencana pembukaan nasional empat-tahap yang disepakati bulan lalu.
Australia selama lebih dari seminggu telah mengevakuasi warganya dan beberapa mantan stafnya dari kedutaan besar Australia di Afghanistan setelah Taliban menguasai ibu kota, Kabul, pada 15 Agustus.
"Kita tak bisa hidup dalam penguncian selamanya, kita harus mengganti persneling, dan semua itu dilakukan pada (tingkat vaksinasi) 70 persen," kata Morrison, dalam wawancara televisi di program Australian Broadcasting Corp (ABC).