Relawan PMI garda terdepan dalam aksi kemanusiaan

Admin

YOGYAKARTA, Cendana News – Eksistensi PMI sebagai salah satu garda terdepan dalam kegiatan kemanusiaan tidak bisa lepas dari peran para relawan.

Relawan PMI menjadi bagian vital dalam organisasi yang berperan penting menjaga keberlangsungan organisasi.

Relawan PMI hadir dan mewakafkan dirinya untuk menolong dan berbuat baik, demi mengangkat harkat dan martabat kemanusiaan tanpa memandang latar belakang.

Relawan PMI mengutamakan korban yang paling membutuhkan pertolongan segera demi keselamatan jiwa.

“Hingga kini, PMI pun sudah banyak berkiprah,” kata Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, dikutip dari laman bantulkab, Selasa (27/12/2022).

Bupati Halim menyampaikan hal itu dalam amanatnya pada apel peringatan Hari Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) 2022 DIY di Lapangan Paseban, Bantul, Senin (26/12).

Turut hadir dalam apel tersebut, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PMI DIY, Ketua PMI DIY, GBPH H Prabukusumo, dan lainnya.

Bupati Halim mengatakan, relawan PMI tidak hanya berupaya memenuhi ketersediaan stok darah atau penggalang bagi pendonor darah semata.

Namun, PMI dan relawannya juga terjun langsung dalam berbagai aksi sosial kemasyarakatan dan jika terjadi bencana.

Halim berharap, ke depan PMI harus menjadi lebih kreatif dan inovatif, serta terus meningkatkan kapasitasnya.

“PMI dengan relawannya berkontribusi penting dan selalu dibutuhkan pada setiap kejadian, peristiwa, dan bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di DIY,” kata Halim.

Halim juga menegaskan, Hari Relawan PMI kali ini juga seyogyanya diperingati sebagai wujud pengabdian tertinggi relawan dalam tugas kemanusiaan.

Apel tersebut juga menjadi media untuk menguatkan solidaritas antarsesama relawan, agar PMI semakin kompak dan maju.

Dia berharap, semoga kegiatan tersebut akan mendorong para relawan untuk berkarya lebih cepat, lebih baik dalam kegiatan kemanusiaan, dan pengembangan kapasitas relawan PMI.

Sementara itu Ketua PMI DIY GBPH H Prabukusumo, yang ditemui usai apel mengatakan, pengurus PMI tidak bisa melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan tanpa kehadiran para relawan.

Menurut Gusti Prabukusumo, tugas yang dilakukan oleh para relawan PMI merupakan tugas yang sangat mulia.

“Karena relawan ini yang betul-betul turun ke bawah. Kami-kami sebagai pengurus ini kan hanya memberikan motivasi dan apresiasi kepada mereka,” katanya.

Karena itu, dia mengatakan pihaknya sangat menghormati dan menghargai relawan-relawan PMI.

Gusti Prabukusumo juga menyebutkan, relawan PMI ialah para profesional yang telah memenuhi spesifikasi dan spesialisasi PMI. Dan, tidak setiap pendaftar dapat menjadi relawan PMI.

Gusti Prabukusumo berharap, segenap keluarga besar Palang Merah Indonesia mempunyai pikiran, niat, dan hati yang mulia, sehingga dalam mengabdi untuk melakukan kegiatan kemanusiaan senantiasa bisa tulus dan sungguh-sungguh.

Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI DIY Haris Eko Yulianto, dalam laporannya pada apel tersebut mengatakan, relawan telah banyak memberikan sumbangsih dan kiprahnya.

Relawan juga telah menginspirasi kerja-kerja kemanusiaan di seluruh dunia.

Karenanya, Peringatan Hari Relawan PMI Tahun 2022 ini menjadi sangat penting sebagai momentum memberikan pengakuan dan apresiasi bagi relawan PMI.

Haris menambahkan, pada tahun 2005 Presiden RI menetapkan tanggal 26 Desember menjadi Hari Relawan PMI, bertepatan dengan setahun pasca tsunami Aceh terjadi.

Hal tersebut merupakan apresiasi Pemerintah kepada Relawan PMI yang telah mendarmabaktikan dirinya pada tugas-tugas kemanusiaan.

Kemudian, pada tahun yang sama, yaitu 11 November 2005, Relawan PMI juga mendapat penghargaan “Henry Dunant Medale”.

Penghargaan setara Nobel tersebut dipersembahkan kepada seluruh Relawan PMI atas kontribusinya yang besar dalam penanganan bencana Gempa Tsunami di Aceh-Nias.

Apel Peringatan Hari Relawan PMI Tahun 2022 DIY diikuti oleh sekitar 1.200 relawan PMI kabupaten/kota se-DIY.

Lihat juga...