Dishub DIY mulai antisipasi mobilitas lalin hadapi libur akhir tahun

Admin

YOGYAKARTA, Cendana News – Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mulai melakukan berbagai antisipasi agar mobilitas lalu lintas (lalin) tetap bisa lancar.

Antisipasi mobilitas lalin dilakukan Dishub DIY terkait 4 juta wisatawan yang diprediksi akan memadati kota ini pada musim liburan akhir tahun nanti.

Kepala Dishub DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan sebagai antisipasi mobilitas llain akhr tahun nanti pihaknya akan mendirikan 4 posko pemantauan.

Dia menjelaskan, pihaknya akan menguatkan pemantauan pada titik-titik masuk, misalnya di Prambanan dan Tempel.

Posko juga akan didirikan di Temon Kulon Progo, kemudian wilayah selatan di kawasan Pathuk, Gunung Kidul.

Menurut Made, dengan perkiraan lebih dari empat juta wisatawan masuk ke DIY, upaya menciptakan kondisi mobilitas masyarakat di dalam DIY yang kondusif perlu menjadi perhatian ialah

“Karena semua objek wisata di DIY dipastikan akan mengalami lonjakan pengunjung,” kata Ni Made dikutip dari laman jogjaprov, Jumat (16/12/2022).

Ni Made memperkirakan, lonjakan wisatawan masuk ke DIY akan dimulai pada 23 Desember 2022, dan baru akan keluar pada 1 Januari 2023.

Dengan jumlah penduduk DIY di kisaran 3,7 juta jiwa, diperkirakan akhir tahun 2022 ini DIY akan dipadati lebih dari 7 juta jiwa.

“Bersama pihak kepolisian sebagai koordinatornya, upaya antisipasi tentu akan kami lakukan,” katanya.

Ni Made juga mengemukakan, bahwa untuk daerah wisata pihaknya mengimbau jika perlu melakukan pembatasan kapasitas pengunjung.

“Dan, kami rencananya juga akan mengaktifkan seluruh alat Area Traffic Control System (ATCS) kami,” imbuhnya.

Made mengungkapkan, ada 66 ATCS milik Pemda DIY, Pemkot Yogyakarta ada 25, Pemkab Gunung Kidul ada tiga, dan Pemkab Sleman ada tujuh.

Ia berharap, seluruh ATCS ini bisa berfungsi baik karena alat-alat ini akan sangat membantu dalam upaya rekayasa lalu lintas.

Dia mengatakan, alat tersebut juga bisa menghitung secara otomatis naik turunnya arus lalu lintas.

Ni Made menuturkan, pihaknya juga berupaya membuat peta jalur-jalur alternatif yang bisa digunakan untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

Menurutnya, jalur-jalur alternatif ini berada di kabupaten-kabupaten, dengan tujuan agar tidak terjadi penumpukan arus di tengah kota.

“Misalnya, mau ke Kulon Progo tidak harus lewat Jalan Wates, atau mau ke Gunung Kidul tidak harus lewat jalur Piyungan,” katanya.

Kepala Dishub DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menyampaikan semua itu usai Rapat Koordinasi Forkopimda Jelang Hari Besar Natal dan Tahun Baru di Bangsal Kepatihan, Kota Yogyakarta, pekan ini.

Dalam kesempatan itu Wakil Kapolda DIY Brigjen Pol Slamet Santoso, mengatakan pada dasarnya Polda DIY telah siap untuk pengamanan akhir tahun 2022 ini.

Pengamanan mencakup jalur wisata maupun kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan pada libur Natal 2022 dan menyambut Tahun Baru 2023.

“Berbagai kerawanan lalu lintas dan kerawanan kamtibmas, semua sudah kami lakukan antisipasi,” katanya.

Dia mengatakan, seluruh kabupaten di DIY ada sekitar 165 titik lokasi peribadatan yang akan diamankan.

“Sedangkan untuk jalur masuk ke DIY ada tujuh titik yang kami pantau,” ungkapnya.

Lihat juga...