Bentuk Satgas Pertambangan, Jabar libatkan TNI Polri
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
JABAR, Cendana News – Mengawasi dan menertibkan aktivitas tambang ilegal di Jawa Barat, Pemerintah Provinsi berencana membentuk satuan tugas.
“Satgas ini nantinya terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, akademisi, termasuk juga media,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Bandung, Sabtu (3/12/2022).
Satgas pertambangan nantinya ada untuk menekan aktivitas tambang yang terlalu massif dan berpotensi merusak lingkungan.
“Ekonomi bisa meningkat karena ada aktivitas pertambangan. Namun perlu ketaatan hukum untuk meminimalkan efek negatif,” tambahnya.
Selain itu Pemprov juga akan berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten atau Kota.
“Yang lebih tahu mengenai situasi dan kondisi pertambangan di daerah, yakni wali kota atau bupatinya,” ujar Uu.
Uu Ruzhanul menyebut Jabar sebagai kawasan potensial pertambangan. Oleh karena itu sosialisasi yang dilaksanakan Pemda Provinsi Jabar ini ingin agar pelayanan dalam sektor pertambangan lebih baik dari segi hukum/ legalitas, maupun hal teknis lainnya.
Melalui sosialisasi di sektor pertambangan diserap pula aspirasi, baik dari masyarakat, maupun pengusaha.
Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih menuturkan, pertambangan merupakan kegiatan strategis yang menunjang pembangunan, khususnya infrastruktur dan industri, namun seringkali berbenturan dengan masalah lingkungan.
Sejalan dengan prinsip good mining practice, Jabar melakukan berbagai upaya percepatan terhadap kewenangan yang didelegasikan, di antaranya dengan memperkuat koordinasi terkait minerba dengan berbagai pihak serta mengembangkan sistem layanan digital yang mudah dan cepat.
Selanjutnya, menyiapkan perangkat SDM profesional, juga mengupayakan tata kelola pelayanan pertambangan yang baik, termasuk kegiatan sosialisasi sebagai penguatan komitmen atas amanat yang diberikan kepada provinsi terkait pengelolaan pertambangan mineral dan batubara.
“Kegiatan ini diselenggarakan secara maraton. Kesempatan kali ini diselenggarakan di lingkup kantor Cabang Dinas ESDM Wilayah IV yang meliputi Subang, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung dan Cimahi,” katanya.
“Tentunya diikuti pula seluruh stake holders terkait di wilayah kota kabupaten,” tambah Ai.
Bupati Subang, Ruhimat mengapresiasi Pemprov Jabar, khususnya Dinas ESDM Jabar atas terselenggaranya agenda sosialisasi terkait pertambangan yang dilaksanakan di wilayah Subang, Jumat (2/12/2022).
“Momen ini bisa kita jadikan ajang silaturahmi sekaligus bagaimana kita saling curhat apa yang jadi keluhan pengusaha, juga sebaliknya, kami dari pemerintahan banyak hal yang perlu didiskusikan,” ujarnya.