Koperasi Damandiri Pesantunan Berencana Usaha Budi Daya Bebek 

Editor: Koko Triarko

BREBES, Cendana News – Koperasi (KUD) Berkah Damandiri Pesantunan, di Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, berencana membuka demplot plasma budi daya bebek pedaging.

Rencana KUD Berkah Damandiri Pesantunan membuka demplot plasma budi daya bebek pedaging karena terinspirasi kesuksesan demplot serupa dari Koperasi Bangun Sejahtera Mandiri (KBSM) di desa Citereup, Bogor, Jawa Barat.

Manajer Umum KUD Berkah Damandiri Pesantunan, Slamet Abdurokhman menyebut usaha budi daya bebek sangat potensial dikembangkan di wilayah Brebes, Jawa Tengah.

Menurutnya selain memiliki potensi pasar yang sangat besar, wilayah Brebes juga memiliki sumber pakan alami yang berlimpah.

Dia mengatakan, pakan bebek  tersebut terdiri dari campuran bekatul, nasi aking dan limbah ikan.

Sementara di wilayah Brebes banyak terdapat TPI ( Tempat Pelelangan Ikan), sehingga terdapat limbah ikan dalam jumlah besar.

“Sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak bebek,” katanya.

Slamet mengatakan, ketersediaan pakan dalam jumlah besar itu menjadi keuntungan dalam usaha budi daya bebek di wilayahnya.

Pasalnya, dalam proses budi daya unggas seperti bebek sangat tergantung pada ketersediaan pakan.

Dia mengatakan, dengan ketersediaan pakan alami berupa limbah ikan ini akan bisa menekan kebutuhan biaya pakan.

“Kita tidak perlu membeli konsentrat buatan pabrik yang harganya mahal, sehingga biaya produksi bisa ditekan, ” ujarnya.

Tidak hanya itu, wilayah Brebes selama ini juga terkenal sebagai sentra penghasil telur asin.

Hal itu tentu saja juga membuka peluang pasar usaha budi daya bebek petelur.

Menurut Slamet, peluang pasar telur bebek sangat bagus. Permintaannnya tinggi.

Bahkan, ada salah satu anggota koperasi yang membutuhkan sekitar 2.000-5.000 telur bebek per hari.

“Selama ini jumlah itu belum tercukupi, sehingga menjadi peluang yang sangat bagus bagi koperasi,” katanya.

Namun demikia, KUD Berkah Damandiri Pesantunan saat ini masih menunggu rekomendasi dari Yayasan Damandiri terkait rencana tersebut.

Dia mengatakan, pihakany sudah menyiapkan lahan dan rencananya akan memulainya dengan jenis bebek petelur sebanyak 1.000 ekor.

“Untuk pengelolaannya tentu kita akan minta pendampingan dari Yayasan Damandiri melalui KBSM,” pungkasnya.

Lihat juga...