Kecelakaan Maut di Bekasi, Jumlah Korban Meninggal Bertambah

Editor: Koko Triarko

BEKASI, Cendana News – Kecelakaan maut di Bekasi merenggut 11 korban nyawa dan luka-luka.

Sebelumnya, korban meninggal kecelakaan maut di Bekasi itu hanya 10 orang.

Namun, kini jumlah korban meninggal akibat kecelakaan maut di Bekasi bertambah menjadi 11 orang.

Dari 11 korban meninggal itu, 3 orang meninggal di RS Ananda Bekasi, dan 8 orang lainnya meninggal di RSUD Kota Bekasi.

Namun, data pasti terkait korban jiwa dalam kecelakaan maut di Bekasi masih simpang siur.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban akibat kecelakaan trailer bermuatan baja tersebut.

Kecelakaan maut di Bekasi terjadi di Jalan Sultan Agung KM 28,5 Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8/2022) pagi.

Saat ini, sebagian korban luka dirawat di IGD RS Ananda Bekasi, yang berada tidak jauh dari lokasi.

Pihak IGD RS Ananda mendata, ada 16 orang korban dalam kecelakaan maut itu.

Mereka terdiri dari 13 korban luka-luka, dan 3 korban meninggal. Sementara belum ada keterangan terkait lokasi 7 korban meninggal lainnya.

Informasi di lapangan, satu kernet mobil boks yang melintas dan tertimpa tiang pemancar yang roboh tertabrak trailer meninggal di lokasi. Dan, sopir mobil boks mengalami luka berat.

Sementara itu, tampak  Plt Wali Kota Bekasi, Kepala Dinas Perhubungan, Kapolres dan Kasat Lantas langsung turun ke lokasi.

Dugaan sementara kecelakaan maut itu akibat sopir kontainer yang membawa besi baja mengantuk. Dan, menabrak sejumlah motor yang terparkir di sisi jalan, mobil pick up, dan pedagang.

Truk kontainer itu juga menabrak gardu di depan sekolah SD, tiang di pinggir jalan hingga anak sekolah di tingkat SD di Flyover Kranji.

Salah seorang pedagang di lokasi kejadian mengatakan, sopir trailer menghindari kendaraan di depannya. Sehingga ,lepas kendali dan membuang ke jalur kiri hingga menabrak tower dan pagar sekolah.

Menurutnya, di lokasi tersebut memang rawan kecelakaan.

“Di sini memang rawan kecelakaan dan musibah, tapi yang terjadi barusan sangat membuat saya kaget karena korbannya lumayan banyak,” kata pedagang itu.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono yang langsung mengunjungi lokasi kecelakaan, menyebut dari data sementara akibat kecelakaan tersebut ada 30 orang mengalami luka-luka hingga meninggal dunia.

“Dari laporan yang saya terima totalnya ada 30 orang, dan ada siswa SD yang meninggal dunia,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan 2 rumah sakit, yakni Rumah Sakit Ananda dan RSUD Kota Bekasi untuk menangani korban kecelakaan tersebut.

“Ada 20 korban dikirim ke RSUD Kota Bekasi dan 8 orang korban jiwa. Sementara di Rumah Sakit Ananda Bekasi ada 3 orang yang meninggal dunia, dan jumlahnya masih terus didata,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, bahwa pihaknya saat ini sedang berkonsentrasi menangani korban kecelakaan, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka.

Lihat juga...