Koperasi Damandiri Bantu Pedagang Kecil Bertahan di Masa Sulit

Editor: Koko Triarko

TASIKMALAYA, Cendana News – Puluhan pedagang kecil di desa Cilampunghilir, Padakembang, Tasikmalaya, Jawa Barat, tetap bisa beroperasi di masa sulit akibat pandemi Covid-19.

Selama pandemi Covid-19, pedagang kecil dengan modal minim harus prihatin untuk bisa mempertahankan usahanya.

Mereka para pedagang kecil itu tidak saja kesulitan akibat lesunya pasar akibat dampak pandemi.

Namun, juga terbatasnya kemampuan mengakses pinjaman modal usaha dari perbankan.

Sementara itu berbagai bantuan pemerintah tidak selalu tepat sasaran. Jika pun mereka mendapatkan bantuan, jumlahnya tak mencukupi.

Tetapi pedagang kecil di desa Cilampunghilir, Padakembang, Tasikmalaya, Jawa Barat, masih bisa bersyukur.

Pasalnya, di desa tersebut ada sebuah koperasi yang menyediakan permodalan bagi mereka para pedagang dan masyarakat kecil.

Melalui program Modal Kita, koperasi tersebut memberikan pinjaman modal usaha tanpa agunan. Dengan, bunga lunak dan tanpa persyaratan rumit.

Ketua Kelompok unit Tabur Puja Flamboyan Koperasi Amanah Galunggung Mandiri, Mina Kamiswari mengatakan koperasi telah membantu masyarakat desa Cilampunghilir.

Khususnya para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari kalangan menengah ke bawah.

“Saya tahu betul, karena mayoritas anggota kelompok saya merupakan para pedagang kecil,” kata Mina Kamiswari.

Tabur Puja adalah sekelompok masyarakat penerima manfaat pinjaman Modal Kita di desa binaan Yayasan Damandiri.

Dan, Mina Kamiswari merupakan pengurus unit usaha ‘Modal Kita’ di tingkat dusun. Dia membawahi sekitar 82 anggota atau nasabah.

Dia mengatakan, dari 82 anggotanya tersebut mayoritas merupakan pedagang keliling. Di antaranya pedagang sayuran, dan makanan.

“Sebanyak 82 anggota nasabah ini tersebar di 10 sub kelompok. Satu sub kelompok terdiri dari 10-15 anggota,” kata Mina Kamismari.

Menurutnya, masing-masing anggota itu mendapatkan pinjaman modal dari koperasi sebesar Rp2-3 juta. Namun, juga ada yang Rp5 juta.

“Dengan dana pinjaman modal itu mereka bisa bertahan di masa sulit. Bahkan, tetap bisa berkembang,” kata Mina Kamiswari.

Sementara itu dengan besaran pinjaman modal usaha masing-masing anggota tersebut, Mina Kamiswari mencatat total dana pinjaman di kelompoknya mencapai sekitar Rp200  juta.

“Namun saat ini tinggal sekitar Rp117 juta, karena sebagian sudah lunas. Dan, saat ini ada yang sedang menunggu proses pencarian termin baru,” katanya.

Mewakili para pedagang kecil, Mina Kamiwari berharap agar program Modal Kita Koperasi Amanah Galunggung Mandiri bisa terus berlanjut.

“Karena program ini sangat membantu masyarakat kecil, khususnya pelaku UMKM di desa,” katanya.

Koperasi Amanah Galunggung Mandiri merupakan binaan Yayasan Damandiri dalam progam Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML).

Berdiri sejak tahun 2020, koperasi ini berfungsi sebagai motor penggerak utama dari upaya pemberdayaan ekonomi warga desa.

Melalui program DCML, yayasan yang didirikan Presiden Soeharto tersebut memberikan pendampingan dan bantuan.

Adapun tujuannya adalah membantu pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan.

Lihat juga...