Unriyo Pelopori Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Lewat Kampus Sehat
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
YOGYAKARTA — Sebagai upaya mewujudkan civitas akademika dan lulusan yang sehat, Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) mencanangkan program gerakan kampus sehat di lingkungannya.

Pencanangan Kampus Sehat ini dilakukan dengan melaksanakan sejumlah program, antara lain meningkatkan literasi kesehatan civitas akademika, mewujudkan kampus bebas rokok atau Zero Tolerance Tobacco, melakukan optimalisasi Layanan Kesehatan melalui Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu), mewujudkan kantin sehat, hingga melakukan penghijauan di lingkungan kampus.
Ketua Tim Health Promoting University (HPU) Unriyo, Ariyanto Nugroho, mengatakan pencanangan gerakan kampus sehat ini dilakukan sejak tahun 2021 ini, melihat masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kondisi lingkungan yang bermanfaat bagi kesehatan. Diharapkan dengan adanya gerakan kampus sehat ini, Unriyo sebagai salah satu perguruan tinggi di DIY dapat menjadi pelopor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Kebetulan kita mendapat kesempatan untuk melaksanakan program Health Promoting University atau Kampus Sehat yang merupakan program Hibah dari Kementerian Kesehatan RI dengan pendampingan Universitas Gadjah Mada. Hal inilah yang menjadi momentum bagi kita untuk mewujudkan Unriyo sebagai kampus sehat di Yogyakarta,” ungkapnya Kamis (28/10/2021).
Lebih lanjut dijelaskan, untuk mewujudkan hal tersebut, pihak Unriyo sendiri mengaku telah melakukan sejumlah hal. Mulai dari membentuk kader kesehatan mahasiswa yang nantinya tergabung dalam Posbindu, membentuk kader kesehatan mahasiswa pengendali dampak tembakau, hingga melakukan pelatihan dan sosialisasi terkait masalah kesehatan melalui seminar-seminar, diklat.
“Ada sedikitnya 30 mahasiswa Fakultas Kesehatan Unriyo yang dilatih untuk menjadi kader pengendali dampak tembakau atau duta anti tembakau. Ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar mampu menjadi agen perubahan dan teladan dalam mempraktikkan kebiasaan hidup sehat salah satunya tidak merokok, sehingga ikut andil dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, unggul dan produktif,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Unriyo, Prof. Dr. dr. Santoso, MS, Sp Ok, menegaskan begitu pentingnya mewujudkan kampus sehat di lingkungan kampus. Pasalnya selama ini tak sedikit lulusan mahasiswa di sejumlah kampus terpaksa harus gagal saat melamar pekerjaan akibat tidak lolos tes kesehatan. Diperlukan sosialisasi terkait pencegahan masalah kesehatan sejak dini, salah satunya sejak duduk di bangku kuliah.
“Ini tentu menjadi bagian atau upaya preventif/pencegahan dalam mengatasi persoalan kesehatan masyarakat khususnya penyakit tidak menular seperti hipertensi atau diabetes. Selain itu, dengan terwujudnya kampus sehat, seluruh civitas akademika juga akan mendapatkan banyak manfaat. Misalnya menjadikan proses belajar lebih nyaman dan sehat. Sehingga mahasiswa sehat, saat lulus pun juga sehat,” pungkasnya.