Hamilton Berpeluang Kunci Kemenangan ke-100 di GP Rusia
Sementara itu, Hamilton, belum pernah memenangi balapan lagi sejak Silverstone pada Juli lalu. Tetapi Sochi, bisa memberikan dia kemenangan ke-100 di upaya kelimanya membalap di sirkuit tersebut. Tidak ada tim lain, bahkan Ferrari, pernah memenangi balapan yang sama untuk tahun ketujuhnya secara beruntun apalagi kedelapan, akan tetapi Mercedes tetap menjadi favorit. “Lewis, sangat fokus dengan apa yang dia butuhkan untuk berhasil di delapan balapan berikutnya. Sedangkan Valtteri, dia membalap jauh lebih baik dari sebelumnya, bertarung untuk kejuaraan, adalah apa yang benar-benar kami nikmati,” kata bos tim Mercedes, Toto Wolff.
Sang pebalap Belanda, kini mengantongi keunggulan lima poin atas Hamilton di klasemen. Sedangkan Red Bull, tertinggal 18 poin dari Mercedes di perebutan titel konstruktor. “Kami lebih kompetitif tahun ini, dan kami memiliki paket yang lebih baik saat ini. Menjadi akan menarik, melihat bagaimana kompetitifnya kami tahun ini,” kata Verstappen yang tahun lalu finis runner-up di Sochi itu.
“Tentunya ini akan sama sekali berbeda dengan Monza dan sepertinya akan hujan akhir pekan ini. Saya tak sabar kembali ke sana dan melihat apa yang bisa kami lakukan. Penalti tentunya tidak ideal tapi tidak ada kerugian, saya melihatnya begitu.” tambahnya.
Daniel Ricciardo dan Lando Norris, merayakan finis 1-2 McLaren di Monza. Akan tetapi Sochi, menjadi satu-satunya balapan di mana tim asal Woking itu gagal meraup poin pada musim 2020. Mereka akan berupaya melupakan kegagalan tahun lalu, karena kedua pebalap McLaren saat ini sedang berapi-api ,setelah mempersembahkan kemenangan pertama bagi McLaren sejak 2012 dan finis 1-2 sejak 2010. Sementara Ferrari, yang bertarung dengan McLaren dalam perebutan peringkat tiga konstruktor, juga akan berupaya mencuri kesempatan, setelah finis poin solid dari Charles Leclerc dan Carlos Sainz. (Ant)