Masyarakat Kojadoi Mulai Sadar Kebersihan Lingkungan

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Masyarakat Pulau Kojadoi, Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungannya.

“Masyarakat sudah menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sebab desa kami merupakan salah satu desa wisata bahari,” kata Samyadin, warga Desa Kojadoi, saat ditemui di desanya, Rabu (18/8/2021).

Samyadin.mengakui, sejak menjadi desa wisata bahari dan meraih penghargaan nasional, membuat desanya mulai ramai dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Warga Desa Kojadoi, Samyadin saat ditemui di rumahnya, Rabu (18/8/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Kondisi ini sebut dia, membuat pemerintah desa, kecamatan, dinas terkait, Lanal Maumere serta pegiat lingkungan selalu mengedukasi dan mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

“Saya hampir setiap hari selalu membersihkan sampah di pesisir pantai dan di beberapa destinasi wisata. Kami juga menyediakan tempat-tempat sampah di berbagai destinasi tersebut,” ucapnya.

Samyadin menambahkan, sering diadakan kegiatan pembersihan lingkungan dengan melibatkan anak-anak sekolah yang tergabung dalam Trash Hero Maumere bersama anggota komunitas tersebut.

Berkat edukasi dan kegiatan terus menerus,  lanjutnya, membuat masyarakat juga mulai menyadari pentingnya menjaga kebersihan apalagi banyak wisatawan datang.

“Setiap pagi dan sore masyarakat selalu membersihkan sampah di jalan dan halaman rumah mereka.Tempat-tempat sampah juga disediakan di depan rumah warga,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Kojadoi, Hanawi mengakui, edukasi terus menerus dengan melibatkan berbagai elemen membuat masyarakat menyadari pentingnya menjaga kebersihan.

Menurut Hanawi, masyarakat mulai sadar karena mendapatkan pemasukan dari kunjungan wisatawan ke desanya dengan membeli makanan,minuman dan cinderamata yang dijual warga.

“Saya bersyukur masyarakat mendukung kegiatan kami dalam menjaga kebersihan wilayah karena telah mendapatkan manfaat. Masyarakat juga senang dan bangga, sebab desa kami dikunjungi berbagai kalangan dan pejabat,” ungkapnya.

Hanawi mengakui, pemerintah desa tetap mengontrol kebersihan lingkungan dan terjun langsung bersama masyarakat dalam membersihkan lingkungan mereka.

Lihat juga...