Imigrasi Banda Aceh Sebut Permohonan Paspor Semakin Minim

BANDA ACEH — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh menyatakan permohonan masyarakat membuat paspor semakin minim akibat dampak pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.

“Minim sekali, semakin berkurang. Bahkan ada dalam sehari hanya satu permohonan pembuatan paspor. Sekarang, rata-rata lima permohonan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh Telmaizul Syatri di Banda Aceh, Rabu.

Minimnya permohonan pembuatan paspor, kata Telmaizul Syatri, tidak hanya di Kantor Imigrasi Banda Aceh, tetapi juga sistem jemput bola yang dilakukan juga tidak ada yang berminat.

“Sampai Agustus ini, paspor yang diterbitkan hanya seribuan. Padahal untuk tahun ini, kami menargetkan lebih dari 30 ribu paspor yang dikeluarkan,” kata Telmaizul Syatri.

Menurut Telmaizul Syatri, pengurusan paspor saat ini didominasi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Kemudian, paspor mereka yang sudah berakhir masa berlakunya.

“Sedangkan alasan lain keluar negeri mengurus paspor tidak ada. Apalagi sekarang ini penerbangan internasional di bandara di Aceh ditutup. Penerbangan langsung internasional ini juga memengaruhi permohonan pembuatan paspor,” kata Telmaizul Syatri.

Telmaizul Syatri mengatakan permohonan pembuatan paspor diperkirakan meningkat lagi jika ibadah umrah ke Tanah Suci kembali dibuka dan tren COVID-19 menurun.

“Kami berharap dengan dibukanya kembali ibadah umrah pada 1 Muharram lalu, akan ada peningkatan masyarakat yang mengajukan permohonan pembuatan paspor,” kata Telmaizul Syatri. [Ant]

Lihat juga...