Siaga 1 Covid-19, Kota Bandung Hentikan Kegiatan Simulasi PTM

Editor: Makmun Hidayat

BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung gerak cepat memutuskan penghentian semua kegiatan simulasi Pembelajatan Tatap Muka (PTM) terbatas, seiring terjadi lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Bandung Raya.

“Awalnya direncanakan simulasi PTM terbatas ini berlangsung dua minggu, mulai 7 sampai 18 Juni, tapi karena situasi sekarang kita Siaga 1 Covid-19, maka sejak kemarin kita hentikan semuanya,” ujar Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/6/2021).

Ema menyampaikan, selama simulasi PTM berlangsung, semua sekolah sejatinya telah menjalankan ketentuan dengan baik, serta menyiapkan seluruh protokol kesehatan dengan memadai.

“Jadi saya sudah laporkan, apa yang saya lihat di lapangan, yang namanya pendidik dan tenaga kependidikan itu sudah fasih dan paham tentang pelaksanaan PTM. Dan saya lihat semua memang layak melaksanakan PTMT. Tapi ini tidak sejalan dengan situasi kondisi pandemi Covid-19 yang sekarang terjadi,” tukasnya.

Ema menegaskan, bahwa ke depan tidak menutup kemungkinan PTM bisa dilaksanakan jika kasus Covid-19 kembali melandai. Masih ada waktu sebelum rencana pelaksanaan PTM pada Juli mendatang.

“Makanya semua aktivitas itu semua kita hentikan. Toh nanti kalau pun dilaksanakan pada 19 Juli 2021 mendatang. Saya juga ingin mengajak kita semua untuk disiplin menjalankan prokes, agar lajunya tidak terus meninggi,” tandas Ema.

Status siaga 1 Covid-19 di Kota Bandung tidak hanya berdampak pada kegiatan pendidikan, namun juga pada sektor pariwisata. Polrestabes Bandung akan kembali menerapkan kebijakan buka tutup sejumlah ruas jalan, khususnya pada akhir pekan.

“Penutupan jalan untuk menekan mobilitas masyarakat. Termasuk meminimalisir warga luar kota untuk masuk Kota Bandung,” kata Kapolrestabes Bandung, Ulung Sampurna Jaya.

Penambahan waktu penutupan jalan, kata Ulung, hanya akan berlaku pada weekend atau akhir pekan. Yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu. Adapun penyekatan dilakukan pada pukul 14.00-16.00 WIB dan hanya dilakukan di ring 1 dan ring 2.

“Jadi, demi menekan mobilitas masyarakat agar tidak berkerumun ataupun masuk ke dalam Kota Bandung. Kalaupun nanti Senin-Kamis, kita lihat situasi perkembangannya. Apakah akan kita lakukan buka tutup,” ujarnya.

Lihat juga...