Pelaksanaan Vaksinasi Lansia di Jember Kurang Diminati
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
JEMBER – Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember membuka pelayanan vaksinasi di pusat perbelanjaan. Adanya pemberian vaksin di tempat umum diharapkan menarik minat masyarakat.
Plt Kepala Dinkes Jember, Wiwik Supartiwi, mengatakan, target terhadap pelaksanaan vaksin di Jember masih rendah, baru 14 persen dari jumlah total 117. 357 orang, khususnya terhadap lansia dan pralansia.
“Memanfaatkan tempat perbelanjaan sebagai pelaksanaan vaksinasi agar masyarakat tidak takut. Bagi lansia yang selama ini takut untuk mendatangi sarana kesehatan, saat ini sudah kami fasilitasi di tempat umum,” ujar Plt Kepala Dinkes Jember, Wiwik Supartiwi, kepada wartawan di wilayah Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jumat (18/6/2021).
Wiwik menambahkan, untuk mencapai target yang telah ditentukan, perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak, salah satunya terhadap penyedia jasa layanan tempat perbelanjaan.
“Kita buka gerai di pos-pos kecamatan, bersama koramil dan polisi serta di mal agar target 100 persen tercapai khususnya bagi usia lansia dan pralansia. Selama dua hari pelaksanaan berjalan cukup baik,” ucapnya
Melihat antusias masyarakat yang cukup baik terhadap pelaksanaan vaksinasi, Wiwik mengatakan, pihaknya dan beberapa rumah sakit kembali membuka pelayanan vaksin dari jam 12 siang hingga jam 7 malam, setiap harinya.
“Bagi seluruh masyarakat yang akan melaksanakan vaksinasi, cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), nantinya akan langsung mendapatkan pelayanan. Karena setiap harinya target yang ingin kita capai 1000 orang, agar pelaksanaan vaksinasi untuk lansia dan pralansia terselesaikan pada bulan depan,” jelasnya.
Selain membuka pelayanan vaksin di tempat perbelanjaan ke depan juga akan dikembangkan kembali dengan menggunakan pelayanan vaksinasi drive thru.
“Proses vaksinasi ke depan akan jauh lebih mudah dijangkau dan pelayanannya cepat, dengan tidak menunggu antrean yang lama. Tentu untuk mengembangkan pelayanan semacam itu, kita perlu melihat bagaimana antusias masyarakat. Khususnya dengan memberikan pelayanan vaksin di mal. Apabila antusiasnya tinggi, maka akan kami kembangkan dengan pelayanan drive thru di tempat umum, kodim, dan puskesmas Sumbersari,” ungkapnya.
Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengatakan, launching perdana pelaksanaan vaksinasi di tempat umum merupakan upaya pemerintah daerah memberikan pelayanan terhadap masyarakat supaya mau segera divaksin.

“Sebelumnya, ketersediaan vaksin masih terbatas, maka pelaksanaannya dilakukan di tempat tertentu. Namun karena saat ini persediaan yang ada banyak, maka kami yang mendatangi masyarakat dalam hal ini bagi kalangan usia lansia dan pralansia,” paparnya.
Hendy mengatakan, apabila pelaksanaan pemberian vaksin kepada usia lansia dan pralansia dapat segera terselesaikan, target untuk bulan selanjutnya pemberian vaksinasi bagi masyarakat umum.