Personel Gabungan Bersihkan Puing Rumah Rusak Dampak Angin Kencang di Lamsel

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Personel gabungan di Lampung Selatan bahu membahu membersihkan puing rumah rusak imbas hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat sore (9/4/2021) di Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.

Andi Cahyadi, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang saat dihubungi, Sabtu (10/4/2021). Foto: Henk Widi

Hasran Hadi, Sekretaris Taruna Siaga Bencana (Tagana) Lamsel menyebutkan, bencana alam tersebut merusak sekitar 40 rumah. Berdasarkan data sebanyak 25 rumah rusak ringan, 6 rumah rusak sedang, 13 rumah rusak berat, 2 rumah roboh.

Kerusakan terparah sebutnya berada di RT 1, 2 dan 4 Dusun Kuala Jaya. Rumah milik Mustakim dan Ambari alami kerusakan terparah karena ambruk tanpa ada korban luka.

Berkoordinasi dengan pemerintah desa, Kampung Siaga Bencana (KSB) Harapan Baru, TNI, Polri pembersihan rumah yang rusak dilakukan pada Sabtu (10/4/2021). Hasran Hadi menyebut personil gabungan fokus membantu membersihkan puing rumah roboh. Sejumlah perabotan berupa alat masak, tempat tidur dan perlengkapan rumah dipindahkan ke lokasi aman.

“Tagana Lamsel juga semaksimal mungkin mengerahkan personel untuk pembuatan dapur umum lapangan, membantu kebutuhan makanan selama rumah diperbaiki, untuk sementara waktu warga terdampak mengungsi di rumah kerabat,” terang Hasran Hadi saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu (10/4/2021).

Hasran Hadi menyebut bagian rumah warga yang rusak cukup beragam. Meski tidak ada korban luka maupun korban jiwa, namun sebagian anak dan wanita alami trauma. Personel psikososial Tagana Lamsel sebutnya akan memberikan pendampingan kepada anak anak. Sebab bencana alam puting beliung kerap melanda wilayah tersebut.

Sarifudin, kelapa dusun Kuala Jaya saat dikonfirmasi menyebut pembersihan dan perbaikan rumah dilakukan gotong royong. Sebagian warga yang alami kerusakan rumah ringan hingga berat menunggu bantuan dari pihak terkait. Beruntung uluran tangan dari masyarakat sementara bisa meringankan beban bagi warga yang terkena dampak angin puting beliung.

“Bantuan sementara tentunya berupa bahan makanan dan tempat tinggal sementara,” cetusnya.

Peristiwa rumah rusak imbas angin kencang, hujan deras bukan kali pertama di wilayah itu. Sarifudin menyebut beberapa bulan sebelumnya belasan rumah rusak. Lokasi tempat tinggal di dekat pesisir Timur Lamsel dan aliran sungai Way Sekampung rawan bencana. Selain banjir rob, potensi angin puting beliung kerap mengakibatkan kerusakan rumah.

Andi Cahyadi, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang menyebutkan, potensi angin kencang dipengaruhi siklon tropis Odette. Berdasarkan analisis siklon tropis itu bergerak dari Timur Laut dari Samudera Hindia dengan kecepatan 11 knots. Meski diperdiksi melemah namun siklon tropis Odette cukup berdampak pada cuaca di Indonesia.

Siklon tropis Odette  berdampak pada perairan dengan potensi gelombang 2.5-4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Pulau Enggano, Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat hingga NTT. Kewaspadaan perlu ditingkatkan pada sejumlah wilayah perairan dan permukiman dekat pantai.

Lihat juga...