Pemilik Warung Kopi Konvensional Tetap Untung di Masa Pandemi
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
BOGOR — Walaupun pandemi melanda dan banyak kedai kopi kekinian yang hadir, pemilik warung kopi konvensional mengaku tak takut akan kehilangan penghasilan. Pengunjung tetap ada dan penghasilan pun relatif stabil.
Rahman, pemilik warung kopi di Gandoang Cileungsi Bogor Timur menyatakan tak ada perubahan signifikan sejak ia pertama kali berjualan tiga tahun lalu hingga memasuki Maret 2021.
“Tidak ada perubahan banyak. Paling cuma berkurang 2-3 orang saja pas kemarin pas COVID lagi seru-serunya. Sekarang sih sudah sama lagi. Pada ngopi, makan gorengan disini, biasa aja,” kata Rahman saat ditemui di kedai kopi miliknya, Selasa (16/3/2021).
Ia menyatakan, penghasilan yang didapatkan juga masih stabil antara 300-400 ribu per hari, setelah dipotong modal pembelian untuk esok hari.
Tempatnya berjualan, lanjutnya, saat ini statusnya masih kontrak. Karena kalau beli, ia menyatakan masih membutuhkan modal yang cukup besar.
Rahman mengungkapkan ia tak pernah takut dengan kehadiran kedai kopi milenial yang sekarang lagi nge-tren di kalangan anak muda.
“Tiap orang ada rezekinya. Kalau yang duitnya banyak pasti ke kafe. Tapi kalau yang biasa, ya ke warung kopi begini lah,” ungkapnya.
Apalagi, lanjutnya, sejak jalan raya mengalami perbaikan dan sudah dicor, jadi jalanan tidak rusak lagi.
“Kalau dulu, mau ngopi disini masih kepikiran parkir, males karena jalanannya becek. Tapi sekarang sudah gak lagi. Jadi bisa dibilang, nyaman aja mereka kalau mau mampir,” pungkasnya.