PEKANBARU — Kepolisian Daerah (Polda) Riau selama periode 1-6 Maret 2021, mengidentifikasi dan memverifikasi sebanyak 2.340 titik api akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang tersebar di wilayah Provinsi Riau.
“Jumlah titik api tersebut sebelumnya terpantau di Aplikasi Dashboard Lancang Kuning dan telah diverifikasi oleh petugas di lapangan,” kata Kapolda Riau Irjen pol Agung Setya Imam Effendi kepada wartawan di Pekanbaru, Senin.
Dia mengatakan berdasarkan pemantauan di Dashboard Lancang Kuning, dari 1-6 Maret 2021 ada 3.155 hotspot, namun setelah diverifkasi di lokasi dan mengidentifikasi ditemukan 2.340 titik api.
Ia mengatakan dari jumlah titik api tersebut, pihaknya melihat ada titik api bergerombol di beberapa tempat, tersebar di 202 lokasi kebakaran.
“Kami bisa mengidentifikasi bahwa lokasi kebakaran ada di 202 lokasi kebakaran dengan total lahan terbakar seluas 1.420 hektare,” ujar Kapolda.
Meski diawal 2021 luasan Karhutla di Riau tergolong cukup luas, pihaknya dengan segala daya dan upaya, secara maksimal akan terus melaksanakan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan.
“Kita siagakan segala daya dan upaya yang dimiliki, dari Pemda, TNI-Polri, masyarakat dan perusahaan, dan upaya dua bulan ini cukup baik,” katanya. [Ant]