Daop 5 Purwokerto Operasikan Lagi Dua KA Reguler

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO –  Seiring meningkatnya animo penumpang Kereta Api (KA), PT KAI Daop 5 Purwokerto akan mengoperasikan kembali dua KA reguler, yaitu KA Sawunggalih dan KA Wijayakusuma. KA Sawunggalih merupakan relasi Kutoarjo – Purwokerto – Pasar Senen pp, dan KA Wijayakusuma relasi Cilacap – Kroya – Surabaya Gubeng – Ketapang pp. Dua KA tersebut, berhenti beroperasi sejak pandemi Covid-19.

“Pengoperasian KA keberangkatan dari wilayah Daop 5, yaitu KA Sawunggalih dan KA Wijayakusuma, rencananya mulai tanggal 7 Agustus ini. Namun untuk sementara masih ada pembatasan perjalanan, yaitu hanya sampai akhir Agustus,” kata Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, Senin (3/8/2020).

Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan, untuk KA Wijayakusuma akan dijalankan mulai tanggal 7-9 Agustus, kemudian 14-16 Agustus, 21-23 Agustus dan 28-30 Agustus. Sedangkan KA Sawunggalih juga dioperasikan pada hari yang sama dengan KA Wijayakusuma. Setelah itu, akan dilakukan evaluasi untuk penambahan pengoperasian kembali.

Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto di kantornya, Senin (3/8/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

“Untuk pemesanan tiket, dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access, web kai.id dan seluruh mitra resmi penjualan tiket PT KAI lainnya,” kata Supriyanto.

Selain dua KA keberangkatan Daop 5 tersebut, juga ada penambahan pengoperasian tiga KA lainnya, yaitu KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng – Kiaracondong pp, KA Senja Utama Solo relasi Solo – Pasar Senen pp dan KA Mataram relasi Pasar Senen – Solo pp.

Sampai saat ini, KAI sudah mengoperasikan kembali beberapa perjalanan KA secara bertahap. Beberapa KA reguler yang sudah dioperasikan kembali dan melalui wilayah Daop 5 Purwokerto, yaitu KA Bengawan relasi Purwosari – Solo – Purwokerto – Pasar Senen pp, KA Kahuripan relasi Blitar – Kiaracondong pp, serta KA Kamandaka relasi Purwokerto – Semarang pp.

Selain itu juga ada tiga KA lainnya, yang khusus dioperasikan pada hari Kamis sampai Senin, yaitu KA Bima jurusan Gambir – Malang pp, KA Turangga jurusan Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir pp, KA Joglosemar jurusan Purwokerto – Solo – Semarang pp dan KA Kamandaka malam relasi Semarang – Purwokerto pp.

Sementara itu, untuk angkutan umum menggunakan bus, sampai saat ini belum terlihat adanya peningkatan jumlah penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, mengatakan, Terminal Bulupitu Purwokerto masih lengang.

“Jumlah bus yang mulai beroperasi memang bertambah, namun penumpang masih sepi. Sehingga, rata-rata satu bus hanya berisi 6-7 penumpang, paling banyak hanya 10 penumpang,” tuturnya.

Lihat juga...