Semarang Terapkan Protokol Kesehatan di Kawasan Kota Lama

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang memastikan penerapan protokol kesehatan, bagi para pengunjung di Kota Lama tetap berlaku. Hal ini, seiring semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan yang dijuluki Little Netherland tersebut.

Salah seorang pengunjung , Ela Febriana saat ditemui di kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (5/7/2020). Foto Arixc Ardana

“Selama ini Kawasan Kota Lama memang tidak ditutup, karena terdapat proyek revitalisasi hingga perkantoran yang ada di wilayah tersebut. Meski pada awal pandemi covid-19, Kota Lama sepi wisatawan, namun seiring dengan kelonggaran dalam penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), banyak wisatawan yang kembali datang,” papar Kadisbudpar Kota Semarang, Indriyasari di Semarang, Minggu (5/7/2020).

Meski terbuka untuk umum, namun pihaknya juga memastikan bahwa penerapan protokol kesehatan juga berlaku di kawasan tersebut. Mulai dari kewajiban memakai masker, menjaga jarak hingga mencuci tangan dengan sabun.

“Di masing-masing titik yang kerap di kunjungi wisatawan, kita sediakan tempat cuci tangan portabel. Jadi mereka tetap bisa mencuci tangan dengan air dan sabun,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga menugaskan petugas, untuk berkeliling sembari membawa pengeras suara, untuk mengingatkan para wisatawan agar menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Kota Lama tempat favorit wisata. Sehingga kami harus rutin mengingatkan kepada pengunjung. Kami turun ke lapangan, mengingatkan mereka langsung,” katanya

Selain itu juga ada petugas gabungan, dari Kepolisian, Dishub, Satpol PP, dan petugas keamanan setempat, yang ikut membantu pengawasan dan sosialisasi dalam penerapan protokol kesehatan.

Terpisah, salah seorang pengunjung , Ela Febriana, mengaku tertarik berkunjung ke Kota Lama karena ingin melihat beragam arsitektur gaya Eropa dari bangunan bersejarah yang ada di kawasan tersebut.

“Berkunjung kesini ramai-ramai, bersama keluarga. Sembari jalan-jalan, kita berkunjung ke Kota Lama. Kesini hanya duduk-duduk di taman Srigunting, foto bersama dengan latar belakang gereja Blenduk atau gedung bersejarah lainnya,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan Handayani. Mahasiswa asal Semarang ini, mengaku datang ke Kota Lama bersama teman-teman kampus. “Kita berlima datang ke Kota Lama. Ingin berwisata saja, soalnya sudah mulai jenuh di rumah, apalagi kampus juga libur,” terangnya.

Di kawasan tersebut, dirinya bersama teman-teman, berjalan menyusuri jalan-jalan kecil yang ada. Tidak lupa berfoto selfie. “Kesini memang tujuannya untuk selfie bareng teman-teman. Seru saja, dengan latar belakang gedung berasikektur Eropa, seperti tidak di Semarang. Hasil fotonya juga jadi lebih menarik,” tandansya.

Terkait penerapan protokol kesehatan, mahasiswa Sastra Inggris tersebut mengaku tetap menerapkannya, dengan mengenakan masker hingga membawa hand sanitizer. “Inginnya bisa berwisata, namun tetap aman dari penyebaran covid-19,” pungkasnya.

Lihat juga...