Reservasi Tiket ‘Online’ Mudahkan Calon Penumpang Kapal
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, menyebut penerapan reservasi tiket online menerapkan protokol kesehatan. Launching reservasi online menggunakan aplikasi Ferizy menerapkan cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak. Pembelian tiket online memudahkan pengguna jasa yang akan naik ke kapal.
Ira Puspasedewi melanjutkan, pengguna jasa yang akan naik kapal tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan. Di setiap pintu masuk penjualan tiket disediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan pemindaian suhu tubuh. Penjualan tiket secara online meminimalisir penumpukan calon penumpang.
Launching Ferizy, aplikasi reservasi online tiket Ferry juga ikut mengikuti perkembangan infrastruktur transportasi. Sebab, semenjak fasilitas Tol Sumatra tersambung Palembang-Bakauheni, terjadi peningkatan arus kendaraan. Perilaku masyarakat saat lebaran dan tahun baru terjadi penumpukan kendaraan di pelabuhan.
“Waktu tempuh memakai jalan tol Sumatra berimbas waktu tempuh semula 12 jam hanya jadi 5 jam dengan peningkatan volume kendaraan mencapai 40 persen,” terang Ira Puspadewi, saat launching aplikasi Ferizy di atas KMP Portlink lintas Merak-Bakauheni, Sabtu (25/7/2020).

Ira Puspadewi melanjutkan, imbas pembelian tiket secara langsung (go show) berimbas penumpukan penumpang. Imbas penumpang beli tiket go show memiliki risiko chaos dan antrean sepanjang 26 kilometer di pelabuhan Merak hingga jalan tol. Pembelian tiket secara online bertujuan menghindari dampak sosial, ekonomi, psikologis.
Reservasi tiket online, menurutnya bisa dilakukan hingga 60 hari sebelum keberangkatan. Penerapan tiket online juga mengurangi penggunaan uang tunai (cash). Moda tunai bisa dihindari dengan sistem nontunai (cashless). Sebab, saat arus mudik lebaran, ASDP mencatat dalam satu hari uang beredar bisa mencapai Rp5-6 miliar.
“Sistem uang tunai tidak akan digunakan lagi dan beralih ke sistem nontunai,” terang Ira Puspadewi.
Menggandeng Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ira Puspadewi berharap ada sinergi. Dengan tersambungnya tol Sumatra, mempercepat perjalanan. Saat akhir pekan dan jelang Iduladha, diprediksi akan ada arus perjalanan meningkat, salah satunya untuk kegiatan pariwisata. Sebab, saat orang bosan di rumah, keluarga cenderung akan berwisata.
ASDP, sebut Ira Puspadewi, menyebut aplikasi Ferizy akan mendorong domestic tourism. Sebab, dengan kemudahan transportasi akan mendukung peningkatan kunjungan pariwisata.

Ia berharap, peningkatan dalam industri penyeberangan dengan kebersihan fasilitas dan pelayanan. Launching Ferizy diharapkan memudahkan masyarakat pengguna kapal ferry.
Menteri Pariwisata RI, Wishnutama, mengapresiasi launching aplikasi reservasi tiket online Ferizy. Ia menyebut, konektivitas sangat diperlukan untuk mendorong sektor pengembangan ekonomi kreatif. Kementerian BUMN melalui ASDP, menyebut tiket berbasis online bisa diakses pada lintas Ketapang-Gilimanuk dan Bakauheni-Merak.
“Digitalisasi terakselerasi dengan cepat dan dengan adanya platform digital akan memberi kenyamanan kepada masyarakat,” terang Wishnutama.
Melalui gaya hidup baru saat kenormalan baru, kata Wishnutama, ikut mendukung sektor pariwisata. Kerja sama antarkementerian, sektor bisa mendukung penurunan angka Covid-19. Melalalui penggunaan aplikasi akan mendorong sektor pariwisata domestik di Indonesia. Kemudahan sektor tranportasi darat yang terkoneksi dengan kapal mampu mendorong kunjungan wisata antarpulau.